Selasa, 31 Januari 2012

Sharing hobi kucing yang menghasilkan..


Ternyata memelihara kucing, selain merupakan hobi, juga bisa dijadikan bisnis yang lumayan menjanjikan :)

Perkenalan penulis di dunia kucing, adalah di jaman kuliah dulu tahun 2002. Sempat beli kucing persia di sebuah breeder dekat rumah. Baru pelihara satu hari, kemudian dilarang orang tua hehe.. alkisah di jual lah sepasang kucing persia nya.

Baru kemudian setelah 3tahun menikah (pertengahan 2010), terpikir kembali untuk pelihara kucing. Kebetulan kami dirumah sangat hobi dengan binatang. Di rumah ada 4 buah akuarium, beberapa kura2 besar2, pernah juga ada burung2, dll. Datanglah kita ke pasar barito. Harga kucing disana antara 1,5jt hingga 5jt.

Tapi entah mengapa, kok rasanya hewan2 disana sangat tidak terawat, mimik mukanya pada lesu2 hehe.. jadi agak kurang sreg..

Hasil googling di internet, datanglah kita ke Chandra Cattery milik pak Cacang di daerah Bekasi. Pak Cacang sangat ramah, dan ternyata sudah beberapa kali masuk liputan TV tentang kucing2nya.

Kucing2nya bagus2 sekali, dan alangkah kagetnya ketika bertanya harga kucing2nya. 45jt per ekor, 50jt per ekor, bahkan ada yg 80jt per ekor. wow! saat itu jujur saja sangat terkejut. (maklum, duit di kantong penulis cuma ada 1jt hehe)

Pak Cacang menjelaskan dengan sabar, bahwa harga kucing tersebut mahal dikarenakan kucing impor. komponen biaya terbesar kucing impor adalah ongkos kirim dan biaya karantina yang mencapai nyaris 20jt sendiri.

Mungkin pak Cacang melihat keterkejutan kami, kemudian menawarkan anak2 kucing dari indukan impor ini. Harganya ga tanggung2, per ekor dibanderol 15jt. Wow! tetap saja duit penulis cuma ada 1jt hehe.. cuma memang, kucingnya kualitas super super....

Sungguh pemandangan indah melihat kucing2 cantik disana..
membuat kami penasaran, ingin membawanya pulang, walau hanya 1 ekor
tapi apa daya, tidak mampu hehehe...

Selang beberapa hari, kita bertandang ke Kitada Cattery milik bu Rita. Agak lumayan, anakan2 kucing impor dibanderol 8-10jt. wih!

Karena penasaran, googling lagi, cek cek kaskus.. ternyata harga kucing bersertifikat (beli di cattery) paling murah 5-6jt walau anakan lokal. atau F2 dari impor. dahsyat nyooo....

Sempat pula kita bertandang ke rumah pak Sugeng dari Stupa Cattery. anakan impor disana juga dibanderol 13-15jt. Dan faktanya, anakan2 kucingnya selalu habis dipesan orang. saat ini jarang sekali cattery yang jual kucing betina, karena tingginya permintaan.

Mengapa harga kucing ini begitu sangat mahal?
- pertama, ya karena indukan impor nya memang mahal
- kedua, biaya perawatan nya pun tidak sedikit. pakan, grooming, vaksin, pengobatan, vitamin, dll
- ketiga, menghabiskan tenaga dan pengorbanan yg lumayan. Bayangkan, misalkan ada kucing2 melahirkan, para breeder itu menghisap cairan di hidung bayi kucing dengan mulutnya sendiri! hehe.. masa mau dihargai murah kucingnya..
- dan banyak lagi alasannya.

Sekarang misalkan kita buat hitung2an sederhana ya. Pelihara 4 ekor kucing anakan impor. seekor jantan, dan 3 betina. dengan asumsi setiap 6 bulan sekali melahirkan anak 2 ekor (prakteknya bisa 4,5,6 ekor lho sekali lahiran). Berarti dari 3 ekor indukan betina menghasilkan 6 anakan kucing dalam 6 bulan. atau jika di rata2, 1 ekor kucing per bulan.

asumsi lain, kucing produktif sd usia 10tahun

Modal
4 ekor @ Rp 15.000.000 = Rp 60jt
renovasi ruangan + kandang = 15jt
biaya pakan, vaksin, vitamin dll = 5jt
total modal = 80jt

Pengeluaran
pakan, tenaga kerja, vaksin, perawatan dll = 1,5jt per bulan
penyusutan kucing = 500rb per bulan

Pemasukan
jual 1 ekor anak kucing per bulan = Rp 6jt.

Maka, pendapatan bersih Rp 4jt/bulan..
ROI di bulan ke-20

Yah lumayan deh hehe...

Hitung2an diatas jika kita beli anakan impor.
gimana kalau kita beli indukan impor?

Modal indukan impor
4 ekor @ Rp 50.000.000 = Rp 200jt
renovasi ruangan + kandang = 15jt
biaya pakan, vaksin, vitamin dll = 5jt
total modal = 220jt

Pengeluaran
pakan, tenaga kerja, vaksin, perawatan dll = 1,7jt per bulan
penyusutan kucing = Rp 1,8jt per bulan

Pemasukan
jual 1 ekor anak kucing per bulan = Rp 12,5jt.

Maka, pendapatan bersih Rp 9jt/bulan..
ROI di bulan ke-25
masih lumayan juga :)

FYI, dengan 7-8 betina indukan impor, teman-teman penulis rata-rata menjual 5 kucing per bulan dengan harga @13jt. Penghasilan sampingan yang sangat lumayan :)

Syaratnya mudah, hobi dan sayang kucing..
langkah kedua, daftar jadi anggota asosiasi kucing, kalau di indonesia ada Indonesia Cat Association alias ICA (www.ica.or.id)
Langkah ketiga, beli kucingnya. bisa di Prabucats aka Prabu Cattery milik penulis, atau di Kitada Cattery, Stupa Cattery, Chord Cattery, Pusika Cattery, dll
langkah ketiga, ikut diklat ICA. gampang deh pokoknya kalau udah hobi kucing mah...

Jangan melihat ini sebagai bisnis, tapi sebagai hobi, yg bisa menghasilkan :)
bisnis penulis tetaplah di IT dan emas (jual emas antam murah), sementara bisnis istri tetap di kue chocolata.biz dan grup.

Untuk yang mau tanya-tanya, jangan sungkan nanya di twitter @prabucats atau akun istri di @mitasuri

Yuk, siapa mau coba...

Salam,
@adzan_
adzan101.blogspot.com

2 comments:

Chiko Buntai mengatakan...

Pengen mulai hobi kucing tapi baca ini di Wikipedia:

"Hukum menjual dan membeli kucing pun dalam syariat Islam adalah haram hukumnya berdasarkan dalil hadits Nabi Muhammad dan kaidah fiqih (al-qawa’id al-kulliyah). Dalil hadits Muhammad, diriwayatkan dari sahabat Jabir bin Abdillah bahwasanya sang Nabi telah melarang memakan kucing dan melarang pula memakan harga kucing.[11] Hadits Muhammad itu menjadi dalil haramnya memakan kucing dan memperjual-belikan kucing. Jadi Umat Islam diharamkan untuk memperdagangkan kucing sebagaimana mereka diharamkan memakan daging kucing."

Ini link-nya:
http://id.wikipedia.org/wiki/Kucing
(paragraf terakhir)

Jadi ragu nih... Please advise...

Adzan W. Jatmiko mengatakan...

oh ini toh post nya..

yes, setuju jual-beli kucing itu haram.
sama setuju nya kyk jual-beli barang najis itu haram.

paman sy peternak ayam, haram untuk jual kotoran ayam nya ke pedagang2 pupuk.

makanya yg dijual itu bukan kotoran ayam nya, tapi ganti biaya packing nya, jasa beres2nya, dll.

sama seperti kucing, kita gak beli kucingnya, tapi ganti biaya pakan, perawatan yg nyaris tak ternilai harganya. wallahualam