Selasa, 28 Juni 2011

dinar vs emas batangan

langsung aja ya..
maaf, tidak bermaksud menyinggung pihak2 manapun..

dengan segala kerendahan hati, ini hanyalah pendapat subyektif dari investor kecil macam saya, berdasarkan pengamatan lapangan :)

dulu pernah sharing di twitter @adzanz dengan hashtag #emas101. Tapi ternyata tidak bertahan lama ya disimpan twitter..

karena desakan teman2 untuk di blog-kan, maka inilah blog nya :D
semoga bisa berguna, dan mohon koreksi jika ada kesalahan :)

Yuk kita diskusi..

Kelemahan beli dinar emas :
1. Bukan Fine Gold, hanya emas 22 Karat.
2. Harganya relatif sama dengan emas asli 24 karat 0.999. Mengapa mahal? karena emas berbentuk koin dikenakan pajak tambahan sebesar 10%
3. Hanya bisa dijual ke produsen dinar. dalam hal ini geraidinar ataupun wakala
4. Hanya di koleksi kalangan tertentu (pasar terbatas, susah untuk jual ke sesama)
5. Bank-bank pada umumnya tidak menerima gadai dinar

Keuntungan beli dinar emas :
1.Harga jual kembali relatif tidak banyak potongan (hanya dipotong 4% dari harga beli kita)
2. Diyakini sebagai syiar agama tertentu, walau masih banyak pendapat berbeda

Kelemahan beli emas batangan antam :
1. Harga jual kembali agak sadis, potongan bisa 12% untuk emas 1 gram. potongan 4% baru berlaku pada emas yang beratnya 50 gram keatas.

cara mengakali : Jual ke tempat tertentu. misalnya di blog http://beliemasbatanganantam.blogspot.com/
dia berani kasih kurs lebih mahal dari harga beli antam. Dan emas 10gram kita pun cuma terkena potongan 3,2%. sementara jika kita jual emas kita ke antam, potongannya akan lebih dari 4%. Oya, blog tsb juga update harga setiap hari lho. lumayan buat cek harga emas batangan :)

Keuntungan beli emas batangan antam :
1. Kadar Fine Gold 0.9999
2. Sertifikat internasional. Bisa dijual dimana saja, termasuk di luar negeri. Antam adalah salah satu dari 22 perusahaan di dunia yang bisa merefinasi emas hingga kadar 0.9999
3. Dikoleksi oleh semua kalangan. Dari kalangan islam, chinese, golongan menengah-atas (lebih mudah untuk jual ke sesama ataupun ke toko emas perhiasan)
4. Semua lembaga keuangan bisa menerima emas batangan sebagai jaminan/gadai

jadi pilih mana, dinar emas atau emas batangan antam? :)

9 komentar:

Mas Agung mengatakan...

Saya pililh mas Adzan aja deh
harga jual tinggi, bisa di jual di mana ajah, ganteng, baik, tidak sombong pula. Selain itu nilainya selalu naik (terutama berat badan) hihihihi pis dulu ah:)

Mantabh tulisannya mas bro:)

Adzan W. Jatmiko mengatakan...

waduh.. tersanjung saia blog ini dikunjungi tokoh besar spt mas agung pemilik AADC

Bima Indra Gunawan mengatakan...

wih, ada emas murah nih.....
ane minat gan :)

quote "ganteng, baik, tidak sombong pula. Selain itu nilainya selalu naik (terutama berat badan) "

terkadang keluar juga sih sombongnya
xixixiiiiiii

Adzan W. Jatmiko mengatakan...

eh ada udin sedunia nih...
mayan nih jd inget pulsa esia ane 25rb xixixixi (canda lho bim)

sombong sama optimis itu beda2 tipis bim... setipis badan gw yg langsing

Bayu Ismadi mengatakan...

Ikut senang dgn kesuksesan seorang teman. Mudah2an kl ketemu ga lupa sama kita2 ini. Mudah2an bisa ikut jejak dimasa yg akan datang.

Anonim mengatakan...

setuju bro atas analisanya. maju terusss..

Adzan W. Jatmiko mengatakan...

@Dirjen Pajak Bayu Ismadi
Hahaha tengkyu bro. bisaaaa aja neh

@anonim
thanks

Unknown mengatakan...

Hidup Adzan! yg makin naik aja nilainya (terutama berat badan)

Bagus SW mengatakan...

Zan, bagi emasnya dung, hehe.. Zan aku tadi SMS ente, dibales yak:-p

Sukses dan semoga barokah bro!