flash back 20thn yang lalu..
di sebuah instansi,
x : ini anggaran untuk pengecatan semua kendaraan kantor dan perbaikan..
y : siap laksanakan komandan..
kemudian Y mengumpulkan semua anak buah nya untuk mengerjakan tugas itu. di akhir masa tugas ternyata banyak cat yang tersisa dan tidak terpakai. di negeri ini, kita sama2 tau tidak boleh ada anggaran sisa, harus dihabiskan..
Y sangat menjaga dirinya dari rejeki yang tidak halal, namun ia tidak bisa untuk berlepas diri dari sistem yang ada. akhirnya Y memilih cara aman. Berbicara Y di depan para anak buah
y : itu cat sisa supaya dijual aja. semuanya
anak buah : trus duitnya?
y : ya buat kalian aja, bagi2 yg bener
anak buah : bapak gimana?
y : saya ga usah, buat kalian aja..
sifat jujur Y kadang menyusahkan dirinya sendiri. bagi banyak orang, untuk naik pangkat pasti memerlukan semacam "pelicin". tapi tidak bagi Y.
"sangat berbahaya menjadi orang jujur" begitu kata michael corleone di film Godfather. akhirnya 4 kali berturut2 Y tidak naik pangkat, karena dikerjai bagian personalia..
"perasaan teman2ku yang pada ga bener udah pada naik pangkat. ada yang hobi nyolong/ngoplos bensin kendaraan kantor, ada yg menghamili adik iparnya, dll. mereka aja sudah naik pangkat, apa mungkin aku lebih bejat dari mereka?" begitu kata Y kepada istrinya saat itu..
"sudahlah pak, kita dagang aja. pensiun dini.. rejeki mah ga kemana.." begitu kata istrinya..
"lalu nanti saya tidak ada teman donk Bu.." kata Y
"selalu ada saya yg akan menemani bapak sampai kapanpun.." balas sang istri
tidak lama kemudian Y mengajukan pensiun dini..
sebelum memutuskan untuk berhenti merokok, Y adalah perokok berat. ada moment dimana komandan nya sedang bercengkrama dengan Y dan teman2nya
komandan : minta rokok donk!
(semua orang menyodorkan rokoknya)
komandan : saya cuma mau rokoknya si Y, karena rasanya asin!
(baca: asin itu maksudnya didapatkan dari hasil jerih payah alias lebih halal)
pujian sang komandan itu pun dengan bangga diceritakan turun temurun oleh Y...
Y sangat bangga atas pujian itu, Y pun selalu menekankan kejujuran pada keluarganya.
kini kita ke tahun 2009..
saya minta ditemani oleh sahabat saya untuk belanja komputer untuk customer saya. saat itu banyak barang yang harus dibawa, bayangkan 15 komputer berikut monitor. saya angkat sendiri, saya panggul semua. alhamdulillah, begitu nikmatnya keringat ini mengucur dari rejeki yang halal...
jalan pulang pun macet panjang, alhasil sampai ke customer jam 9 malam. padahal dari pagi angkat2 barang.. badan kami terasa lelah..
ah, makan2 yuk ajak saya ke sahabat saya.
kemudian jam 10 malam kita makan sop kaki di kalibata, ditengah makan sahabat saya berkata,
sahabat : "dzan, sop kaki nya asin nih.."
saya : "maksudnya?"
sahabat : "ya kayak rokok bokap loe itu.. rasanya emang beda klo dari rejeki yg halal..."
masya allah...
alhamdulillah...
subhanallah..
saya tahan air mata yang mau menetes..
bro, tau ga bro.. gw nangis bro di dalem hati loe ngomong bgitu..
akhirnya gw bisa ngerasain kenapa bapak dulu sangat bangga ketika dipuji komandannya..
ya Allah, semoga ini semua bisa menjadi amalan yg memberatkan timbangan pahala hamba yg hina ini di pengadilanmu nanti..
ya Rabb, ya Rahmaan, ya Rahiim.. sayangi bapak-ku ya Allah..
lapangkan kuburnya.. permudah urusannya.. sayangi dirinya..
izinkan hamba menjadi anak yg sholeh baginya ya Rabb..
buat bapak,
trima kasih atas semua yang sudah diberikan.. ajaran tentang kejujuran dan amanah akan wahyu pegang terus, insya Allah sampai raga ini terpisah dari ruh.. amiin..
banyak hal tentang kehidupan yang mau wahyu tanya..
smoga bisa se-istiqomah seperti bapak.. amiin
i love you.. and i really miss u..
Rabbighfirliy.. wali waalidayya.. warhamhuma..kama rabbayani shagira...
(mengenang 4 tahun kepergian bapak.. this one for u ... ya Allah sayangi dia...)
Tampilkan postingan dengan label personal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label personal. Tampilkan semua postingan
Minggu, 06 Desember 2009
Selasa, 01 Desember 2009
Tega dan Tegas
kegundahan hati
ketika perusahaan masih kecil, semua kerjaan bisa didasarkan prinsip kekeluargaan. Namun ketika perusahaan tumbuh, kini semua harus terukur dan tertulis. yang kualitatif harus bisa dijadikan kuantitatif, begitu kata pak guru.
ya, saya pun setuju. semua harus profesional. karena kita harus menjaga amanah dari investor ataupun klien. sekecil apapun kesalahan yang kita buat, pasti ada masanya nanti kita harus mempertanggungjawabkannya.
membayangkan ini, benak rasanya menjadi ngeri..
kemudian perusahaan saya evaluasi..
hasilnya luar biasa, banyak hal yang boros dan tidak efisien.
fundamental perusahaan sangat parah, dari segi keuangan, produksi, marketing, hingga sumber daya manusia.
saya speechless.. saya berpikir, kenapa hal yang demikian bisa dibiarkan terjadi terlalu lama disini?
karena banyak hal yang terjadi disini, yang sangat tidak sesuai dengan value yang selama ini saya pegang,
akhirnya saya memutuskan untuk mengundurkan diri.
selain itu saya pun sadar dengan segala keterbatasan saya. jika saya tetap bertahan, maka akan banyak pemecatan yang akan perlu untuk dilakukan. yah, daripada banyak menimbulkan korban, lebih baik saya melakukan hal yang simple, saya mundur.
hal yg kemudian terjadi adalah diluar dugaan. yang in-charge di perusahaan menolak pengunduran diri saya. lebih dari itu, bahkan menerima semua rekomendasi saya baik dari segi manajemen keuangan, faktor produksi, marketing, hingga pengelolaan sumber daya manusia. oh my god, disinilah rasa ga enak itu berasal.. bakal menjadi keras ke
depannya
dari segi keuangan, staf keuangan sampe keringet dingin di audit. malah sampe nangis2. akhirnya dibuat sistem dan kebijakan baru dalam bidang keuangan dan administrasi. sampe mules2 staf keuangan dibuatnya.. hasilnya kini semua menjadi rapi, tidak ada lagi defisit anggaran, tidak ada lagi cashflow yg berantakan, semua tertata rapi. data keuangan kini bisa kita lihat dimana saja dan kapan saja kita mau, alhamdulillah.
dari segi produksi, kita bikin sistem untuk maintenance klien, memastikan kualitas produk dan layanan dengan optimal. bahkan beyond clients expectation. mastiin customer service dan troubleshooting supaya secepat kilat. menekan kembali belanja perusahaan, renegosiasi, pokoknya efektifitas dan efisiensi total. alhamdulillah upaya ini kini berhasil membuat produk dan layanan kita menjadi yang terbaik.
dari segi marketing, malah terjadi revolusi besar2an, sangat masif. setiap hari selalu ada iklan di media cetak, media internet, dan bahkan door to door. tiada hari boleh terlewat tanpa penawaran. fungsi Public Relation pun ditingkatkan. kini setiap hari banyak sekali telepon masuk ke kantor untuk bertanya-tanya tentang produk. dan ada kemungkinan marketing kami lagi2 akan offside, alias harus di rem. dikarenakan sumber daya yang terbatas untuk memenuhi keinginan prospek atau klien baru. karena produk yang berkualitas, kini marketing kami memasuki babak baru yaitu babak word to mouth alias viral marketing. benar2 dahsyat sekali cara seperti ini.
berikut prestasi2 akibat reformasi perusahaan
1. warnet-warnet yang sudah ada omzet nya terdongkrak hingga 100%,
2. transaksi service komputer via www.jasakomputer.com terdongkrak hampir 300%. kini kita malah kekurangan tenaga teknisi komputer.
3. transaksi penjualan komputer dan asesorisnya meningkat hingga 200% lebih
4. proyek setup warnet dengan produk barunya, warnet cuma 9jt-an, meningkat 100% lebih. bahkan www.warnet-alpha.net sudah 2 kali tambah bandwidth karena exceeded
5. pertumbuhan klien isp kami www.net-cyber.com mencapai kenaikan 100 hingga 200%
6. kini alhamdulillah sudah tidak ada lagi klien yg berpindah ke lain hati.
prestasi yang sangat gilang gemilang..
namun itu semua menyimpan PR besar di belakang..
ya, benar sekali. masalah klasik, sumber daya manusia.
oh my god, kurang apa sih kita klo dipikir..
kenapa selalu begini ya urusan sama SDM asli indonesia.
kontrak karyawan sudah jelas, hak dan kewajiban sudah jelas. kita ga pernah lho bahkan untuk menunda2 memberikan hak karyawan, bahkan kesejahteraan juga lebih baik, tapi mengapa tidak optimal dan males2an..
masa sih semua harus dipecat supaya ada shock terapy nya?
kok kayaknya sering banget keluar masuk karyawan..
heran..padahal semua sudah diberikan..
kemudian beberapa akhirnya dipecat karena pelanggaran2 fatal..
bahkan sahabat terdekat pun harus menjadi korban
klo bener2 ikutin SOP harusnya hampir semua orang dipecat..
walah lah lah.. masa harus bgitu ya..
akhirnya jadi banyak merenung, apa selama ini saya yg kelewatan? atau gimana ya?
2 malam hampir tidak tidur, setengah ga percaya, masa iya harus pecat semua orang? masa iya aturan harus strict ditegakan?
beberapa sahabat dekat pun mengatakan bahwa yg saya lakukan adalah benar, begitu juga guru2 saya.
malah mereka ini lebih galak dan menyarankan pembersihan total.
apalagi mengingat kepercayaan dari investor, klien yang tidak boleh di sia2kan
fiuh tambah pening nih kepala...
pada suatu malam, istri saya bercerita tentang perkataannya Mario Teguh
ada seorang ibu rumah tangga yang bercerita tentang seorang istri yang betah untuk bertahan bersama suaminya.
padahal selama 15tahun, hidup sang istri itu sangatlah tersiksa karena sikap suaminya.
kemudian Mario Teguh membuat perandaian. belio mengatakan, andaikan ada dua rumah dengan dua pembantu rumah tangga yang berbeda. Majikan Rumah X selalu bertindak semena-mena terhadap pembantunya, sementara majikan Rumah Y selalu baik sama pembantunya. kira-kira pembantu rumah mana yang lebih lama bertahan? begitu tanya Mario Teguh..
tentunya semua penonton menjawab pembantu di rumah Y yang akan lebih lama bertahan. dikarenakan majikannya yang baik hati..
ternyata jawaban Mario Teguh sungguh diluar dugaan, belio justru mengatakan pembantu dirumah X lah yang lebih lama bertahan!
waw,...
belio menjelaskan bahwa secara psikologis, pembantu di rumah Y dengan majikan yang sangat baik, dia akan menganggap semua majikan adalah seperti tuan nya di rumah Y. apalagi klo ternyata pembantu di rumah Y sebelumnya sama sekali tidak pernah bekerja. maka dengan mudah ia akan meninggalkan tuannya. Tapi setelah berpindah majikan, ga sampai lama sang pembantu akan kembali meminta bekerja pada tuan Y. karena ia sudah merasakan bahwa tidak semua orang sebaik tuan Y.
makanya klo banyak mantan karyawan anda yang minta kembali bekerja kepada anda, percayalah bahwa anda adalah orang baik hehehe..
alhamdulillah hampir semua karyawan yang pernah bekerja disini selalu mengatakan mau kembali
sementara pembantu di rumah X berpikir sebaliknya. ia takut untuk pindah, khawatir majikan barunya akan memiliki sikap yang lebih buruk lagi. secara psikologis pun sang pembantu terbiasa untuk dalam kondisi tertekan. dalam kondisi tertekan, siapapun akan lebih nurut dan taat sama perintah.
wah ini insight baru lagi deh..
masa iya ya kita harus jahat dulu supaya karyawan kita nurut dan taat serta menjalankan kewajiban2..
karena merasa diri ini banyak kekurangan, akhirnya saya sms 5 sahabat terbaik saya, dan 2 orang guru saya. mereka saya paksa untuk kritik diri saya, sebutin semua kesalahan2 saya, dll.. pokoknya saya mau evaluasi diri
3 orang sahabat saya menjawab berbeda2
sahabat 1 : kekurangan Lo adalah bahwa lo ga punya kekurangan.. justru gw yang banyak salah sama elo blablabla..
sahabat 2 : wah ente mah orang baik, ga ada kekurangan. paling banyak puasa aja biar badan ga kegedean
sahabat 3 : ngga ada yg perlu di kritik, udah keren hehe.
walah.. jawaban2nya dah.. ga ada yg nyambung. tapi bener bgt tuh saran sahabat 2, kyknya saya harus lebih banyak puasa. puasa lahir batin menahan emosi dan hawa nafsu. thx bro atas nasehatnya
kemudian menyusul 1 sms dari guru saya
"kurang TEGA dan kurang TEGAS"
nah, yg ini nih..
mantep dah.. saya pikir selama ini saya sudah terlalu tega dan terlalu tegas, ternyata guru saya yg sangat mengenal saya justru mengatakan sebaliknya...
jawaban blio pun menyimpulkan cerita Mario Teguh tadi akhirnya..
so, jangan kaget ya klo kita tambah TEGA dan TEGAS :)
trima kasih atas semua yg sudah memberikan masukan, atau bahkan temen yg akan memberikan masukan lewat komentar2nya..
ketika perusahaan masih kecil, semua kerjaan bisa didasarkan prinsip kekeluargaan. Namun ketika perusahaan tumbuh, kini semua harus terukur dan tertulis. yang kualitatif harus bisa dijadikan kuantitatif, begitu kata pak guru.
ya, saya pun setuju. semua harus profesional. karena kita harus menjaga amanah dari investor ataupun klien. sekecil apapun kesalahan yang kita buat, pasti ada masanya nanti kita harus mempertanggungjawabkannya.
membayangkan ini, benak rasanya menjadi ngeri..
kemudian perusahaan saya evaluasi..
hasilnya luar biasa, banyak hal yang boros dan tidak efisien.
fundamental perusahaan sangat parah, dari segi keuangan, produksi, marketing, hingga sumber daya manusia.
saya speechless.. saya berpikir, kenapa hal yang demikian bisa dibiarkan terjadi terlalu lama disini?
karena banyak hal yang terjadi disini, yang sangat tidak sesuai dengan value yang selama ini saya pegang,
akhirnya saya memutuskan untuk mengundurkan diri.
selain itu saya pun sadar dengan segala keterbatasan saya. jika saya tetap bertahan, maka akan banyak pemecatan yang akan perlu untuk dilakukan. yah, daripada banyak menimbulkan korban, lebih baik saya melakukan hal yang simple, saya mundur.
hal yg kemudian terjadi adalah diluar dugaan. yang in-charge di perusahaan menolak pengunduran diri saya. lebih dari itu, bahkan menerima semua rekomendasi saya baik dari segi manajemen keuangan, faktor produksi, marketing, hingga pengelolaan sumber daya manusia. oh my god, disinilah rasa ga enak itu berasal.. bakal menjadi keras ke
depannya
dari segi keuangan, staf keuangan sampe keringet dingin di audit. malah sampe nangis2. akhirnya dibuat sistem dan kebijakan baru dalam bidang keuangan dan administrasi. sampe mules2 staf keuangan dibuatnya.. hasilnya kini semua menjadi rapi, tidak ada lagi defisit anggaran, tidak ada lagi cashflow yg berantakan, semua tertata rapi. data keuangan kini bisa kita lihat dimana saja dan kapan saja kita mau, alhamdulillah.
dari segi produksi, kita bikin sistem untuk maintenance klien, memastikan kualitas produk dan layanan dengan optimal. bahkan beyond clients expectation. mastiin customer service dan troubleshooting supaya secepat kilat. menekan kembali belanja perusahaan, renegosiasi, pokoknya efektifitas dan efisiensi total. alhamdulillah upaya ini kini berhasil membuat produk dan layanan kita menjadi yang terbaik.
dari segi marketing, malah terjadi revolusi besar2an, sangat masif. setiap hari selalu ada iklan di media cetak, media internet, dan bahkan door to door. tiada hari boleh terlewat tanpa penawaran. fungsi Public Relation pun ditingkatkan. kini setiap hari banyak sekali telepon masuk ke kantor untuk bertanya-tanya tentang produk. dan ada kemungkinan marketing kami lagi2 akan offside, alias harus di rem. dikarenakan sumber daya yang terbatas untuk memenuhi keinginan prospek atau klien baru. karena produk yang berkualitas, kini marketing kami memasuki babak baru yaitu babak word to mouth alias viral marketing. benar2 dahsyat sekali cara seperti ini.
berikut prestasi2 akibat reformasi perusahaan
1. warnet-warnet yang sudah ada omzet nya terdongkrak hingga 100%,
2. transaksi service komputer via www.jasakomputer.com terdongkrak hampir 300%. kini kita malah kekurangan tenaga teknisi komputer.
3. transaksi penjualan komputer dan asesorisnya meningkat hingga 200% lebih
4. proyek setup warnet dengan produk barunya, warnet cuma 9jt-an, meningkat 100% lebih. bahkan www.warnet-alpha.net sudah 2 kali tambah bandwidth karena exceeded
5. pertumbuhan klien isp kami www.net-cyber.com mencapai kenaikan 100 hingga 200%
6. kini alhamdulillah sudah tidak ada lagi klien yg berpindah ke lain hati.
prestasi yang sangat gilang gemilang..
namun itu semua menyimpan PR besar di belakang..
ya, benar sekali. masalah klasik, sumber daya manusia.
oh my god, kurang apa sih kita klo dipikir..
kenapa selalu begini ya urusan sama SDM asli indonesia.
kontrak karyawan sudah jelas, hak dan kewajiban sudah jelas. kita ga pernah lho bahkan untuk menunda2 memberikan hak karyawan, bahkan kesejahteraan juga lebih baik, tapi mengapa tidak optimal dan males2an..
masa sih semua harus dipecat supaya ada shock terapy nya?
kok kayaknya sering banget keluar masuk karyawan..
heran..padahal semua sudah diberikan..
kemudian beberapa akhirnya dipecat karena pelanggaran2 fatal..
bahkan sahabat terdekat pun harus menjadi korban
klo bener2 ikutin SOP harusnya hampir semua orang dipecat..
walah lah lah.. masa harus bgitu ya..
akhirnya jadi banyak merenung, apa selama ini saya yg kelewatan? atau gimana ya?
2 malam hampir tidak tidur, setengah ga percaya, masa iya harus pecat semua orang? masa iya aturan harus strict ditegakan?
beberapa sahabat dekat pun mengatakan bahwa yg saya lakukan adalah benar, begitu juga guru2 saya.
malah mereka ini lebih galak dan menyarankan pembersihan total.
apalagi mengingat kepercayaan dari investor, klien yang tidak boleh di sia2kan
fiuh tambah pening nih kepala...
pada suatu malam, istri saya bercerita tentang perkataannya Mario Teguh
ada seorang ibu rumah tangga yang bercerita tentang seorang istri yang betah untuk bertahan bersama suaminya.
padahal selama 15tahun, hidup sang istri itu sangatlah tersiksa karena sikap suaminya.
kemudian Mario Teguh membuat perandaian. belio mengatakan, andaikan ada dua rumah dengan dua pembantu rumah tangga yang berbeda. Majikan Rumah X selalu bertindak semena-mena terhadap pembantunya, sementara majikan Rumah Y selalu baik sama pembantunya. kira-kira pembantu rumah mana yang lebih lama bertahan? begitu tanya Mario Teguh..
tentunya semua penonton menjawab pembantu di rumah Y yang akan lebih lama bertahan. dikarenakan majikannya yang baik hati..
ternyata jawaban Mario Teguh sungguh diluar dugaan, belio justru mengatakan pembantu dirumah X lah yang lebih lama bertahan!
waw,...
belio menjelaskan bahwa secara psikologis, pembantu di rumah Y dengan majikan yang sangat baik, dia akan menganggap semua majikan adalah seperti tuan nya di rumah Y. apalagi klo ternyata pembantu di rumah Y sebelumnya sama sekali tidak pernah bekerja. maka dengan mudah ia akan meninggalkan tuannya. Tapi setelah berpindah majikan, ga sampai lama sang pembantu akan kembali meminta bekerja pada tuan Y. karena ia sudah merasakan bahwa tidak semua orang sebaik tuan Y.
makanya klo banyak mantan karyawan anda yang minta kembali bekerja kepada anda, percayalah bahwa anda adalah orang baik hehehe..
alhamdulillah hampir semua karyawan yang pernah bekerja disini selalu mengatakan mau kembali
sementara pembantu di rumah X berpikir sebaliknya. ia takut untuk pindah, khawatir majikan barunya akan memiliki sikap yang lebih buruk lagi. secara psikologis pun sang pembantu terbiasa untuk dalam kondisi tertekan. dalam kondisi tertekan, siapapun akan lebih nurut dan taat sama perintah.
wah ini insight baru lagi deh..
masa iya ya kita harus jahat dulu supaya karyawan kita nurut dan taat serta menjalankan kewajiban2..
karena merasa diri ini banyak kekurangan, akhirnya saya sms 5 sahabat terbaik saya, dan 2 orang guru saya. mereka saya paksa untuk kritik diri saya, sebutin semua kesalahan2 saya, dll.. pokoknya saya mau evaluasi diri
3 orang sahabat saya menjawab berbeda2
sahabat 1 : kekurangan Lo adalah bahwa lo ga punya kekurangan.. justru gw yang banyak salah sama elo blablabla..
sahabat 2 : wah ente mah orang baik, ga ada kekurangan. paling banyak puasa aja biar badan ga kegedean
sahabat 3 : ngga ada yg perlu di kritik, udah keren hehe.
walah.. jawaban2nya dah.. ga ada yg nyambung. tapi bener bgt tuh saran sahabat 2, kyknya saya harus lebih banyak puasa. puasa lahir batin menahan emosi dan hawa nafsu. thx bro atas nasehatnya
kemudian menyusul 1 sms dari guru saya
"kurang TEGA dan kurang TEGAS"
nah, yg ini nih..
mantep dah.. saya pikir selama ini saya sudah terlalu tega dan terlalu tegas, ternyata guru saya yg sangat mengenal saya justru mengatakan sebaliknya...
jawaban blio pun menyimpulkan cerita Mario Teguh tadi akhirnya..
so, jangan kaget ya klo kita tambah TEGA dan TEGAS :)
trima kasih atas semua yg sudah memberikan masukan, atau bahkan temen yg akan memberikan masukan lewat komentar2nya..
Rabu, 18 November 2009
Corrupted!
Being Corrupted!
Ada seorang pemimpin organisasi besar pernah bercerita..
"aku telah dipilih menjadi nahkoda kapal besar
saat itu banyak sekali kepentingan..
aku bertemu dengan berbagai macam orang
orang-orang itu memaksakan diriku untuk menjalankan kapal sesuai peta yang dibawanya
saat itu aku tolak..
maaf, aku sudah punya route map dari organisasi (AD/ART)
banyak sekali pihak-pihak yang memaksakan peta-nya
tapi lagi-lagi aku tolak..
maaf, aku sudah punya route map dari organisasi
aku pun mengibarkan bendera berwarna putih sebagai lambang organisasi
tapi kemudian aku lihat di kapalku..
ada orang-orang yang mengibarkan bendera berwarna merah..
ada orang-orang yang mengibarkan bendera berwarna kuning..
hijau... hitam... biru... dan lain sebagainya
aku cuma bisa mengelus dadaku..
aku lihat lebih jauh ke belakang
oh.. ternyata banyak sekali penumpangku yang lompat dari kapal..
ya, mereka telah lompat ke kapal yang lain..
tidak sedikit dari mereka.
aku lihat lagi lebih jeli.. ternyata masih ada yang bergelantungan di kapalku..
rupanya ia tidak kebagian kapal baru untuk berlabuh..
ia sedang menunggu-nunggu kapal baru untuk ditumpangi..
kemudian kapal kami terkena badai
tergoncang!
ransum kami habis
anak buah kapal, penumpang, semuanya kelaparan..
ah.. aku melihat ada yang memancing ikan di ujung kapal sebelah sana..
ada sedikit harapan untuk memenuhi hak perut-perut kami..
setelah melihat ikan tertangkap olehnya, betapa terkejutnya kami..
ikan-ikan itu hanya dimakan untuk dirinya sendiri
astaghfirullahaladziim..
saat itu saya sebagai nahkoda mencoba menahan emosi.
saya pikir, tak apalah.. yang penting tidak ada penumpang yang membakar kapal kami..
kemudian saya melihat ada asap di kapal kami
ada apa ini?
rupanya ada yang sedang bakar ikan..
saya perhatikan lagi dengan lebih jelas
wow! ternyata ada yang sedang membakar kapal kami!
disinilah kepemimpinan saya sebagai nahkoda diuji..
tujuan awal saya adalah untuk melabuhkan kapal ini di tempat yang telah ditetapkan (AD/ART)
kalau memungkinkan, dengan sebanyak-banyaknya penumpang"
ilustrasi diatas menggambarkan kehidupan kita sehari-hari. Ya, tema yang mau kita bicarakan adalah corrupted atau jiwa yang korup.
Rasanya bosan ya tiap hari mendengar ada oknum-oknum yang corrupted di kepolisian, kejaksaan dll..
makanya saya ga mau bahas begituan, yang dekat-dekat sajalah sama diri kita
jiwa yang tercemar (korup) yang saya maksud disini bukanlah jiwa yang suka nilep duit, yang suka mark up, atau yang lain-lain. udah ga kelas kali ya kalo kita bangsa indonesia bahas yang begituan, tapi yang lebih mendasar dari itu, adalah jiwa yang telah tercemar oleh kecintaan terhadap harta dunia. naudzubillah.
fitnah dunia ini sangatlah besar.. ketika ilustrasi diatas menceritakan ada pemancing-pemancing ikan, mungkin kisah yang sama bisa kita temukan di kehidupan sehari-hari kita. bisa jadi itu karyawan kita, partner kita, saudara kita, sahabat kita, atau bisa jadi malah diri kita sendiri!
jiwa yang tercemar ini pun lebih sering ditemui ketika kita sudah jauh dari nilai-nilai idealisme seperti saat kita sudah menikah. Coba perhatikan banyak sekali dari kita yang mungkin masa bujangannya adalah orang-orang yang idealis, tetapi ketika menikah tiba-tiba sepertinya jiwa idealisme-nya tergadai. ya, mungkin diri saya sendiri adalah salah satunya (walau bgitu tetep naudzubillah).
ya maklum, tingkat kebutuhan dan tekanan yang ada kadang membuat kita lupa (atau mungkin pura-pura lupa) dengan komitmen2 dan kewajiban2 yang diamanahkan kepada diri kita. sehingga banyak sekali kita tidak menepati janji-janji kita, konflik kepentingan, nepotisme, kolusi, atau secara tidak sadar kita telah menjadi para pemancing ikan itu.
"Tidak ada kapal kecil didalam kapal besar, kalopun mau buat sekoci, sekoci harus dimiliki bersama!"
begitulah kata salah seorang pengusaha yang memiliki perusahaan bersama teman-temannya.
wah harus begitu ya..
memang repot kalo punya kapal besar yang bukan milik sendiri. banyak kepentingan yang harus ditabrak. bikin sebuah kebijakan
juga bisa menimbulkan fitnah dari orang yang tidak suka.. ah kepala ini pusing jadinya..
kayaknya lebih enak naik Getek..
dayung sendiri, sambil liat pemandangan kiri-kanan..
penumpangnya sedikit aja, tapi bisa diatur dan taat.
kalo ransum abis, Getek berhenti sebentar untuk memancing..
abis itu makan ikan bareng-bareng
ya dinikmati saja..
ketika kapal bocor, kita tambal bareng2 dengan suka cita penuh canda tawa
wah nikmat banget..
kyknya klo kapal udah sampe tujuan jadi malah hilang suasana suka citanya itu.
Ya Allah, jauhi kami dari tercemarnya hati-hati kami..
jadikan dunia ini hanya ditangan kami, tidak di hati kami..
jangan jadikan kecintaan harta dunia ini lebih tinggi daripada kecintaan kami untuk-Mu..
jangan jadikan kecintaan harta dunia ini lebih tinggi daripada kecintaan kami untuk saudara-saudara kami..
Ya Rabb, ingatkanlah selalu hamba-Mu yang hina ini akan kematian..
akan tujuan kapal berlabuh..
jadikanlah arah kapal ini untuk selalu menuju-Mu
bahkan Rasulullah hamba yang paling Kau kasihi, beliau pernah merasakan kelaparan ketika perang khandak..
mengganjal perutnya dengan batu..
maka siapalah kami ini ya Rabb untuk protes.. padahal seberat-beratnya ujian dariMu, sama sekali kami belum pernah Engkau uji
dengan kelaparan..
berikan kami kekuatan untuk tetap bertahan mencintaiMu..
Amiin..
Allahu akbar..
Ada seorang pemimpin organisasi besar pernah bercerita..
"aku telah dipilih menjadi nahkoda kapal besar
saat itu banyak sekali kepentingan..
aku bertemu dengan berbagai macam orang
orang-orang itu memaksakan diriku untuk menjalankan kapal sesuai peta yang dibawanya
saat itu aku tolak..
maaf, aku sudah punya route map dari organisasi (AD/ART)
banyak sekali pihak-pihak yang memaksakan peta-nya
tapi lagi-lagi aku tolak..
maaf, aku sudah punya route map dari organisasi
aku pun mengibarkan bendera berwarna putih sebagai lambang organisasi
tapi kemudian aku lihat di kapalku..
ada orang-orang yang mengibarkan bendera berwarna merah..
ada orang-orang yang mengibarkan bendera berwarna kuning..
hijau... hitam... biru... dan lain sebagainya
aku cuma bisa mengelus dadaku..
aku lihat lebih jauh ke belakang
oh.. ternyata banyak sekali penumpangku yang lompat dari kapal..
ya, mereka telah lompat ke kapal yang lain..
tidak sedikit dari mereka.
aku lihat lagi lebih jeli.. ternyata masih ada yang bergelantungan di kapalku..
rupanya ia tidak kebagian kapal baru untuk berlabuh..
ia sedang menunggu-nunggu kapal baru untuk ditumpangi..
kemudian kapal kami terkena badai
tergoncang!
ransum kami habis
anak buah kapal, penumpang, semuanya kelaparan..
ah.. aku melihat ada yang memancing ikan di ujung kapal sebelah sana..
ada sedikit harapan untuk memenuhi hak perut-perut kami..
setelah melihat ikan tertangkap olehnya, betapa terkejutnya kami..
ikan-ikan itu hanya dimakan untuk dirinya sendiri
astaghfirullahaladziim..
saat itu saya sebagai nahkoda mencoba menahan emosi.
saya pikir, tak apalah.. yang penting tidak ada penumpang yang membakar kapal kami..
kemudian saya melihat ada asap di kapal kami
ada apa ini?
rupanya ada yang sedang bakar ikan..
saya perhatikan lagi dengan lebih jelas
wow! ternyata ada yang sedang membakar kapal kami!
disinilah kepemimpinan saya sebagai nahkoda diuji..
tujuan awal saya adalah untuk melabuhkan kapal ini di tempat yang telah ditetapkan (AD/ART)
kalau memungkinkan, dengan sebanyak-banyaknya penumpang"
ilustrasi diatas menggambarkan kehidupan kita sehari-hari. Ya, tema yang mau kita bicarakan adalah corrupted atau jiwa yang korup.
Rasanya bosan ya tiap hari mendengar ada oknum-oknum yang corrupted di kepolisian, kejaksaan dll..
makanya saya ga mau bahas begituan, yang dekat-dekat sajalah sama diri kita
jiwa yang tercemar (korup) yang saya maksud disini bukanlah jiwa yang suka nilep duit, yang suka mark up, atau yang lain-lain. udah ga kelas kali ya kalo kita bangsa indonesia bahas yang begituan, tapi yang lebih mendasar dari itu, adalah jiwa yang telah tercemar oleh kecintaan terhadap harta dunia. naudzubillah.
fitnah dunia ini sangatlah besar.. ketika ilustrasi diatas menceritakan ada pemancing-pemancing ikan, mungkin kisah yang sama bisa kita temukan di kehidupan sehari-hari kita. bisa jadi itu karyawan kita, partner kita, saudara kita, sahabat kita, atau bisa jadi malah diri kita sendiri!
jiwa yang tercemar ini pun lebih sering ditemui ketika kita sudah jauh dari nilai-nilai idealisme seperti saat kita sudah menikah. Coba perhatikan banyak sekali dari kita yang mungkin masa bujangannya adalah orang-orang yang idealis, tetapi ketika menikah tiba-tiba sepertinya jiwa idealisme-nya tergadai. ya, mungkin diri saya sendiri adalah salah satunya (walau bgitu tetep naudzubillah).
ya maklum, tingkat kebutuhan dan tekanan yang ada kadang membuat kita lupa (atau mungkin pura-pura lupa) dengan komitmen2 dan kewajiban2 yang diamanahkan kepada diri kita. sehingga banyak sekali kita tidak menepati janji-janji kita, konflik kepentingan, nepotisme, kolusi, atau secara tidak sadar kita telah menjadi para pemancing ikan itu.
"Tidak ada kapal kecil didalam kapal besar, kalopun mau buat sekoci, sekoci harus dimiliki bersama!"
begitulah kata salah seorang pengusaha yang memiliki perusahaan bersama teman-temannya.
wah harus begitu ya..
memang repot kalo punya kapal besar yang bukan milik sendiri. banyak kepentingan yang harus ditabrak. bikin sebuah kebijakan
juga bisa menimbulkan fitnah dari orang yang tidak suka.. ah kepala ini pusing jadinya..
kayaknya lebih enak naik Getek..
dayung sendiri, sambil liat pemandangan kiri-kanan..
penumpangnya sedikit aja, tapi bisa diatur dan taat.
kalo ransum abis, Getek berhenti sebentar untuk memancing..
abis itu makan ikan bareng-bareng
ya dinikmati saja..
ketika kapal bocor, kita tambal bareng2 dengan suka cita penuh canda tawa
wah nikmat banget..
kyknya klo kapal udah sampe tujuan jadi malah hilang suasana suka citanya itu.
Ya Allah, jauhi kami dari tercemarnya hati-hati kami..
jadikan dunia ini hanya ditangan kami, tidak di hati kami..
jangan jadikan kecintaan harta dunia ini lebih tinggi daripada kecintaan kami untuk-Mu..
jangan jadikan kecintaan harta dunia ini lebih tinggi daripada kecintaan kami untuk saudara-saudara kami..
Ya Rabb, ingatkanlah selalu hamba-Mu yang hina ini akan kematian..
akan tujuan kapal berlabuh..
jadikanlah arah kapal ini untuk selalu menuju-Mu
bahkan Rasulullah hamba yang paling Kau kasihi, beliau pernah merasakan kelaparan ketika perang khandak..
mengganjal perutnya dengan batu..
maka siapalah kami ini ya Rabb untuk protes.. padahal seberat-beratnya ujian dariMu, sama sekali kami belum pernah Engkau uji
dengan kelaparan..
berikan kami kekuatan untuk tetap bertahan mencintaiMu..
Amiin..
Allahu akbar..
Minggu, 31 Mei 2009
Hobi baruku..
Setelah berbaring 2 minggu kena tipus..
tangan kayaknya gatel nyari kerjaan
nah, secara anggrek pertama sudah berhasil berbunga (jenis dendro yg murah n gampang) kemudian nyusul lah anggrek2 berikutnya hehehehe..
asik juga ngeliatin bunga, mengagumi salah satu ciptaan Allah yang indah dan cantik


tangan kayaknya gatel nyari kerjaan
nah, secara anggrek pertama sudah berhasil berbunga (jenis dendro yg murah n gampang) kemudian nyusul lah anggrek2 berikutnya hehehehe..
asik juga ngeliatin bunga, mengagumi salah satu ciptaan Allah yang indah dan cantik
Minggu, 04 Januari 2009
Just wanna say, thanks my brother
Senin, 08 Desember 2008
Kita Harus Menang!!
Karena kecintaan kami terhadap Indonesia... (ceileee...)
saya, istri, dan adik ipar (adiknya istri) menyaksikan laga Indonesia vs Kamboja
nonton yang pasti2 menang aja..
klo lawannya singapura atau thailand nanti dulu deh hahahahaha
kiddin..
sesuai slogan the Jak.. Kita Harus Menang!!!!
padahal slogannya salah ya..
harusnya Kita Harus Berjuang Maksimal..
mau menang mau kalah mah itu urusan nanti :)


saya, istri, dan adik ipar (adiknya istri) menyaksikan laga Indonesia vs Kamboja
nonton yang pasti2 menang aja..
klo lawannya singapura atau thailand nanti dulu deh hahahahaha
kiddin..
sesuai slogan the Jak.. Kita Harus Menang!!!!
padahal slogannya salah ya..
harusnya Kita Harus Berjuang Maksimal..
mau menang mau kalah mah itu urusan nanti :)
Jumat, 28 November 2008
Trip to Sukabumi
Selasa, 25 November 2008
Berani karena benar
Lagi2 ini tulisan untuk anak cucu hehe
jgn pada baca ya..
warning : narsis content
seharian lagi pusing ngedidik ponakan yg mentalnya penakut. Umur 3thn, ada bunyi petir dia takut, ada pantomim dia nangis dsb..
15 tahun yang lalu, alkisah ada seorang pemuda, duduk di kelas 4 sekolah dasar (halah itu mah bukan pemuda yak hehe). Beberapa perguruan silat udh diikuti. Bullying/senioritas udah menjadi makanan sehari2. temen2 sekelas itu biasa dimintain duit sama senior, bukan cuma itu, kepala ditoyor2 (hahaha) sampe ada juga yg dipukulin
tibalah giliran sang pemuda pulang sekolah, dimintain duit, sang pemuda menolak (padahal emg ga pny duit hehe) lah trus tiba2 si senior mukul (kira2 ada 4 orang senior), dan langsung jalan meninggalkan si pemuda. Dikiranya sang pemuda tinggal diam.
Dug! punggung sang senior terhantam sebuah batu yg lumayan besar. ya ia ditimpuk. ia pun menoleh ke belakang. Dengan sikap tenang si pemuda mengatakan, "klo emang mau berantem, kesini lah! jangan main pergi aja!"
saat itu si pemuda sedang berdua bersama temannya. Tentu saja teman sang pemuda itu langsung pucat wajahnya ketakutan. Para senior itu pun takut, meninggalkan kami..
hmmm... si pemuda ini kok pede bgt ya..
mari kita ikuti keseharian pemuda..
terlihat sebuah perguruan silat sedang mengadakan latihan rutin. dan terlihat juga sedang ada latih tanding. wah tidak imbang sekali, seorang anak kecil sedang sparing dengan orang2 yg usianya diatasnya, kira2 pelajar SLTP tingkat akhir.
mari kita amati dari dekat..
ternyata pelajar2 SLTP itu adalah pelajar2 nakal yg suka memalak dan menjadi preman di wilayah situ..
dan kita amati lebih dekat..
ternyata para pelajar SLTP tidak pernah berhasil melancarkan satu jurus pun kepada anak kecil itu. Dan anak kecil itu selalu memenangi pertandingan dengan skor telak.
dan kita amati lebih dekat lagi...
ternyata si anak kecil adalah si pemuda yang kita ceritakan sebelumnya itu..
kekuatan si anak kecil ini sudah menjadi buah bibir, saat itu ia sudah duduk di kelas 6 sekolah dasar.
Pada suatu hari ia mendapat cerita bahwa tetangganya yang juga temannya yang seorang perempuan, baru saja dilecehkan oleh anak2 komplek seberang. tentu saja teman2 si anak ini berang dan emosi. Tapi si pemuda ini bisa berpikir bijak, dan mengajak beberapa temannya untuk ke komplek seberang dan meminta pertanggungjawaban sang pelaku pelecehan.
Anak2 komplek seberang malah tersinggung, dan declare a war (wedeh keren ga tuh). mereka merencanakan penyerangan ke komplek si pemuda itu. Oiya, prajurit perang ini tingkatannya beragam, dari mulai kelas 6SD sampai ada yg SMA juga loh..
Akhirnya hari yg ditunggu2 tiba, ya mereka menyerang komplek si pemuda. Sekitar 30 orang. Tapi ada hal yang perlu kita saluti, mereka tawuran tidak pernah pake senjata. Apalagi timpuk2an batu. benar2 berkelahi secara fisik.
makanya klo liat tawuran jaman sekarang suka miris, kok ya pada cemen amat ya pake batu timpuk2an, ya face to face lah... (hehehe harusnya kan mirisnya karena tawurannya ya :P )
sang pemuda ini bijak, memimpin "pasukan"nya yang lebih tua darinya dan tetap memberikan himbauan dulu kepada pihak "musuh" bahwa kita bisa berunding, tapi justru dijawab dengan serangan2 fisik. Dan "pertempuran" pun tidak bisa di elakkan..
hasilnya? ya namanya orang tawuran mah ga ada menang kalah. tapi sang pemuda ini makin kesohor, karena kemampuannya bisa menghadapi beberapa lawan sendirian. Bahkan pernah suatu saat ia dijebak untuk diajak negosiasi oleh "musuh" namun ternyata dihadapi sebuah pengeroyokan oleh 4 orang musuhnya. Tetap, dia tidak kalah..
akhirnya si pemuda ini menginjakan kakinya di bangku SLTP. Sekolah barunya jauh, sekitar 13km. 2 kali naik angkot dari rumahnya..
di sekolah barunya, karena badannya yg kecil dan sikapnya yang pendiam, membuat ia sekali lagi menjadi korban bullying. Tapi kali ini bukan oleh seniornya melainkan justru oleh teman2nya yg seangkatan..
tiap hari mendapat cemoohan
"banci!"
"bencong!"
"anak cewe!"
si pemuda tidak menggubris, dibiarkan saja. Genk pencemooh badannya besar2 dan tinggi2, salah satunya menggunakan kacamata. kontras memang sama si bocah ini yang kurus dan kecil. Hampir dua bulan penuh ia mendapat cacian seperti itu. Tapi ia biarkan saja
sampai akhirnya ia di olok2 ttg orangtuanya. Ga pake banyak omong, ia langsung menghentikan langkahnya dan menghampiri si pengolok-olok..
"Blegem!"
dihajar wajah sang pengolok oleh sang pemuda hingga kacamatanya luluh lantah..
jauh diluar dugaan, ternyata sang pengolok yang badannya tinggi besar itu menangis dengan keras, karena takut dimarahi orangtuanya akibat kacamata pecah..
makanya jgn belagu bang... hehehe
berakhirlah masa pengolok2annya di SLTP. namun sang pemuda tetaplah dirinya yang dulu, tidak banyak tingkah dan banyak omong. Selama ga ada yang ganggu, dia juga ga suka jadi pengganggu..
tapi belum berakhir di jalanan..
karena perjalanan rumah ke SLTP nya berjarak 13km, beberapa kali si pemuda ini dipalak preman2 ataupun anak2 SMA
bagaimana ia menghadapi pemalakan di jalan?
nantikan kisah selanjutnya...
jgn pada baca ya..
warning : narsis content
seharian lagi pusing ngedidik ponakan yg mentalnya penakut. Umur 3thn, ada bunyi petir dia takut, ada pantomim dia nangis dsb..
15 tahun yang lalu, alkisah ada seorang pemuda, duduk di kelas 4 sekolah dasar (halah itu mah bukan pemuda yak hehe). Beberapa perguruan silat udh diikuti. Bullying/senioritas udah menjadi makanan sehari2. temen2 sekelas itu biasa dimintain duit sama senior, bukan cuma itu, kepala ditoyor2 (hahaha) sampe ada juga yg dipukulin
tibalah giliran sang pemuda pulang sekolah, dimintain duit, sang pemuda menolak (padahal emg ga pny duit hehe) lah trus tiba2 si senior mukul (kira2 ada 4 orang senior), dan langsung jalan meninggalkan si pemuda. Dikiranya sang pemuda tinggal diam.
Dug! punggung sang senior terhantam sebuah batu yg lumayan besar. ya ia ditimpuk. ia pun menoleh ke belakang. Dengan sikap tenang si pemuda mengatakan, "klo emang mau berantem, kesini lah! jangan main pergi aja!"
saat itu si pemuda sedang berdua bersama temannya. Tentu saja teman sang pemuda itu langsung pucat wajahnya ketakutan. Para senior itu pun takut, meninggalkan kami..
hmmm... si pemuda ini kok pede bgt ya..
mari kita ikuti keseharian pemuda..
terlihat sebuah perguruan silat sedang mengadakan latihan rutin. dan terlihat juga sedang ada latih tanding. wah tidak imbang sekali, seorang anak kecil sedang sparing dengan orang2 yg usianya diatasnya, kira2 pelajar SLTP tingkat akhir.
mari kita amati dari dekat..
ternyata pelajar2 SLTP itu adalah pelajar2 nakal yg suka memalak dan menjadi preman di wilayah situ..
dan kita amati lebih dekat..
ternyata para pelajar SLTP tidak pernah berhasil melancarkan satu jurus pun kepada anak kecil itu. Dan anak kecil itu selalu memenangi pertandingan dengan skor telak.
dan kita amati lebih dekat lagi...
ternyata si anak kecil adalah si pemuda yang kita ceritakan sebelumnya itu..
kekuatan si anak kecil ini sudah menjadi buah bibir, saat itu ia sudah duduk di kelas 6 sekolah dasar.
Pada suatu hari ia mendapat cerita bahwa tetangganya yang juga temannya yang seorang perempuan, baru saja dilecehkan oleh anak2 komplek seberang. tentu saja teman2 si anak ini berang dan emosi. Tapi si pemuda ini bisa berpikir bijak, dan mengajak beberapa temannya untuk ke komplek seberang dan meminta pertanggungjawaban sang pelaku pelecehan.
Anak2 komplek seberang malah tersinggung, dan declare a war (wedeh keren ga tuh). mereka merencanakan penyerangan ke komplek si pemuda itu. Oiya, prajurit perang ini tingkatannya beragam, dari mulai kelas 6SD sampai ada yg SMA juga loh..
Akhirnya hari yg ditunggu2 tiba, ya mereka menyerang komplek si pemuda. Sekitar 30 orang. Tapi ada hal yang perlu kita saluti, mereka tawuran tidak pernah pake senjata. Apalagi timpuk2an batu. benar2 berkelahi secara fisik.
makanya klo liat tawuran jaman sekarang suka miris, kok ya pada cemen amat ya pake batu timpuk2an, ya face to face lah... (hehehe harusnya kan mirisnya karena tawurannya ya :P )
sang pemuda ini bijak, memimpin "pasukan"nya yang lebih tua darinya dan tetap memberikan himbauan dulu kepada pihak "musuh" bahwa kita bisa berunding, tapi justru dijawab dengan serangan2 fisik. Dan "pertempuran" pun tidak bisa di elakkan..
hasilnya? ya namanya orang tawuran mah ga ada menang kalah. tapi sang pemuda ini makin kesohor, karena kemampuannya bisa menghadapi beberapa lawan sendirian. Bahkan pernah suatu saat ia dijebak untuk diajak negosiasi oleh "musuh" namun ternyata dihadapi sebuah pengeroyokan oleh 4 orang musuhnya. Tetap, dia tidak kalah..
akhirnya si pemuda ini menginjakan kakinya di bangku SLTP. Sekolah barunya jauh, sekitar 13km. 2 kali naik angkot dari rumahnya..
di sekolah barunya, karena badannya yg kecil dan sikapnya yang pendiam, membuat ia sekali lagi menjadi korban bullying. Tapi kali ini bukan oleh seniornya melainkan justru oleh teman2nya yg seangkatan..
tiap hari mendapat cemoohan
"banci!"
"bencong!"
"anak cewe!"
si pemuda tidak menggubris, dibiarkan saja. Genk pencemooh badannya besar2 dan tinggi2, salah satunya menggunakan kacamata. kontras memang sama si bocah ini yang kurus dan kecil. Hampir dua bulan penuh ia mendapat cacian seperti itu. Tapi ia biarkan saja
sampai akhirnya ia di olok2 ttg orangtuanya. Ga pake banyak omong, ia langsung menghentikan langkahnya dan menghampiri si pengolok-olok..
"Blegem!"
dihajar wajah sang pengolok oleh sang pemuda hingga kacamatanya luluh lantah..
jauh diluar dugaan, ternyata sang pengolok yang badannya tinggi besar itu menangis dengan keras, karena takut dimarahi orangtuanya akibat kacamata pecah..
makanya jgn belagu bang... hehehe
berakhirlah masa pengolok2annya di SLTP. namun sang pemuda tetaplah dirinya yang dulu, tidak banyak tingkah dan banyak omong. Selama ga ada yang ganggu, dia juga ga suka jadi pengganggu..
tapi belum berakhir di jalanan..
karena perjalanan rumah ke SLTP nya berjarak 13km, beberapa kali si pemuda ini dipalak preman2 ataupun anak2 SMA
bagaimana ia menghadapi pemalakan di jalan?
nantikan kisah selanjutnya...
Jumat, 14 November 2008
Senin, 03 November 2008
Wah ternyata tulisan ku ttg lampung di bajak...
Dapet kabar dari temen2 anggota beberapa milis, katanya ada artikel saya yang di lampung disebarkan di beberapa milis..
sebenernya gpp sih..
yang penting kan "substansi" nya sampe ke orang banyak..
tapi yang aku sesalkan kok, main asal copy gitu ga disebut sumbernya..
izin jg nggak hiks...
udah ketauan nih yg nyebarin di milis2 hayo ngaku..
jangan lupa ditulis sumbernya yah..
thx before
sebenernya gpp sih..
yang penting kan "substansi" nya sampe ke orang banyak..
tapi yang aku sesalkan kok, main asal copy gitu ga disebut sumbernya..
izin jg nggak hiks...
udah ketauan nih yg nyebarin di milis2 hayo ngaku..
jangan lupa ditulis sumbernya yah..
thx before
Selasa, 28 Oktober 2008
Trip to Lampung
Agenda
1. Penjajakan Agrobisnis
2. Penjajakan bisnis retail
3. Silaturahim
Sabtu pagi tiba di bandar lampung, langsung ketemu salah seorang pengusaha senior dari singapura. Bersama kita melihat sapi2 hingga malam.
Minggu pagi jalan2 lihat calon tempat futsal, teh poci di mall punya pak ipung, liat pameran flora dan fauna di saburai, silaturahmi ke radio andalas yang mau kita kelola, silaturahmi ke ANTV diatas gunung bersama bos ucok.. seharian jalan2..
Senin siang pulang..
sore di jakarta langsung siaran di Radio Suara Metro jam 20.00 tadi malam. Ada yg nyimak?
Nih oleh2nya..
Ngeliatin sapi...

Pesta duren di gunung

Di kapal Ferry

Sunset..
1. Penjajakan Agrobisnis
2. Penjajakan bisnis retail
3. Silaturahim
Sabtu pagi tiba di bandar lampung, langsung ketemu salah seorang pengusaha senior dari singapura. Bersama kita melihat sapi2 hingga malam.
Minggu pagi jalan2 lihat calon tempat futsal, teh poci di mall punya pak ipung, liat pameran flora dan fauna di saburai, silaturahmi ke radio andalas yang mau kita kelola, silaturahmi ke ANTV diatas gunung bersama bos ucok.. seharian jalan2..
Senin siang pulang..
sore di jakarta langsung siaran di Radio Suara Metro jam 20.00 tadi malam. Ada yg nyimak?
Nih oleh2nya..
Ngeliatin sapi...
Pesta duren di gunung
Di kapal Ferry
Sunset..
Rabu, 15 Oktober 2008
Si Om dan Calon Pewarisnya
Om bob dan calon pewarisnya

Calon pewaris om bob, pak Budi Utoyo (Leha2 spa), om bob, dan pak ari (pemilik pesantren wirausaha di banten). Yang fotoin bang Jay. Sori Bang kaga kliatan hehehe

Nih dah fotonya Bang Jay biar ane kaga kualat
Calon pewaris om bob, pak Budi Utoyo (Leha2 spa), om bob, dan pak ari (pemilik pesantren wirausaha di banten). Yang fotoin bang Jay. Sori Bang kaga kliatan hehehe
Nih dah fotonya Bang Jay biar ane kaga kualat
Minggu, 12 Oktober 2008
Cukup satu keburukan, anda tamat
Kenapa ya orang suka menukar yang murah dengan yang mahal..
Mengapa kita suka membunuh bebeknya demi sebuah telur emas..
Mengapa kita tidak membiarkan bebek hidup untuk menghasilkan telur-telur emasnya..
Kadang keuntungan bisnis emang menggiurkan
sehingga kita lebih tergoda dengan keuntungan jangka pendek
done. orang hanya sekali transaksi sama kita. kemudian kapok.
apakah dunia ini begitu luas?
tidak, dunia ini sempit..
anda tamat
Percayalah kabar buruk itu lebih cepat menyebar dari kabar baik..
banyak orang lebih percaya dengan kabar buruk daripada kabar baik..
dunia tempat kita bernaung sudah sempit
internet telah menembus batas2 ruang dan waktu
keburukan anda akan segera menyebar
anda tamat
cukup satu keburukan anda, maka akan segera menyebar..
layak jamur di musim penghujan..
hingga satu orang pun tidak akan ada lagi yang percaya anda..
anda tamat.
Segala sesuatu yang ada pada diri kita..
kelebihan2 yang ada pada diri dan perusahaan kita
sangat mudah untuk ditiru di era ini..
Anda merasa punya produk bagus? punya pasar bagus? tidak..
puluhan perusahaan sejenis akan cepat menyaingi anda..
anda tamat
lalu apa yang tersisa?
our integrity
business is human..
ketika anda menyia2kan kepercayaan
ketika apa yang anda katakan beda dengan yang anda lakukan
anda tamat
Ingat kemampuan marketing word to mouth alias dari mulut ke mulut
apalagi jika orang yang anda salahi kepercayaannya memiliki integritas tinggi..
kebayangkah jika orang itu memberikan testimoni tentang anda dan perusahaan anda?
Ya, sekali lagi, anda tamat.
Minna san,
kenapa kita ga pernah belajar, bahwa silaturahmi jauh lebih penting dari nilai bisnis itu sendiri..
kebayangkah diri kita menjadi kaya? namun kemudian kita tidak memiliki teman untuk berbagi?
Tidak, jangan rusak kepercayaan itu hanya demi keuntungan sesaat
anda tamat
So, sebenarnya ini nasihat untuk diri sendiri
untuk jangan pernah menyia2kan kepercayaan orang
karena kita ga akan pernah tau, siapa orang yang kita sia2kan kepercayaannya..
berapa besar pengaruhnya
Masih ada waktu untuk kita berbenah..
untuk merubah diri kita
Dan memperbaiki kepercayaan yang sudah ada.
sebelum segala keburukan kita menjadi terlambat dan menyebar
Smoga kita sadar, dan bebek itu akan segera menghasilkan telur2 emasnya
Mengapa kita suka membunuh bebeknya demi sebuah telur emas..
Mengapa kita tidak membiarkan bebek hidup untuk menghasilkan telur-telur emasnya..
Kadang keuntungan bisnis emang menggiurkan
sehingga kita lebih tergoda dengan keuntungan jangka pendek
done. orang hanya sekali transaksi sama kita. kemudian kapok.
apakah dunia ini begitu luas?
tidak, dunia ini sempit..
anda tamat
Percayalah kabar buruk itu lebih cepat menyebar dari kabar baik..
banyak orang lebih percaya dengan kabar buruk daripada kabar baik..
dunia tempat kita bernaung sudah sempit
internet telah menembus batas2 ruang dan waktu
keburukan anda akan segera menyebar
anda tamat
cukup satu keburukan anda, maka akan segera menyebar..
layak jamur di musim penghujan..
hingga satu orang pun tidak akan ada lagi yang percaya anda..
anda tamat.
Segala sesuatu yang ada pada diri kita..
kelebihan2 yang ada pada diri dan perusahaan kita
sangat mudah untuk ditiru di era ini..
Anda merasa punya produk bagus? punya pasar bagus? tidak..
puluhan perusahaan sejenis akan cepat menyaingi anda..
anda tamat
lalu apa yang tersisa?
our integrity
business is human..
ketika anda menyia2kan kepercayaan
ketika apa yang anda katakan beda dengan yang anda lakukan
anda tamat
Ingat kemampuan marketing word to mouth alias dari mulut ke mulut
apalagi jika orang yang anda salahi kepercayaannya memiliki integritas tinggi..
kebayangkah jika orang itu memberikan testimoni tentang anda dan perusahaan anda?
Ya, sekali lagi, anda tamat.
Minna san,
kenapa kita ga pernah belajar, bahwa silaturahmi jauh lebih penting dari nilai bisnis itu sendiri..
kebayangkah diri kita menjadi kaya? namun kemudian kita tidak memiliki teman untuk berbagi?
Tidak, jangan rusak kepercayaan itu hanya demi keuntungan sesaat
anda tamat
So, sebenarnya ini nasihat untuk diri sendiri
untuk jangan pernah menyia2kan kepercayaan orang
karena kita ga akan pernah tau, siapa orang yang kita sia2kan kepercayaannya..
berapa besar pengaruhnya
Masih ada waktu untuk kita berbenah..
untuk merubah diri kita
Dan memperbaiki kepercayaan yang sudah ada.
sebelum segala keburukan kita menjadi terlambat dan menyebar
Smoga kita sadar, dan bebek itu akan segera menghasilkan telur2 emasnya
Selasa, 09 September 2008
Bukan laki-laki sejati yang tidak menghabiskan waktu bersama keluarga
"Do you spent your time with your family?"
tanya Don Vito..
"Karena lelaki sejati selalu menyempatkan waktunya untuk keluarga"
Lanjut Sang Don..
Heran juga kadang2 kita kerja setengah mati,
ngakunya sih untuk keluarga..
Tapi anak2 bisa kena narkoba,
cerai sama istri,
ga ada waktu buat keluarga
Lantas kalo kita kaya ya buat apa?
dinikmatin sendiri juga ga enak
by the way, i do spent my time with my family..
ini buktinya...
Minggu kemarin iseng ke Taman Mini hehehe



tanya Don Vito..
"Karena lelaki sejati selalu menyempatkan waktunya untuk keluarga"
Lanjut Sang Don..
Heran juga kadang2 kita kerja setengah mati,
ngakunya sih untuk keluarga..
Tapi anak2 bisa kena narkoba,
cerai sama istri,
ga ada waktu buat keluarga
Lantas kalo kita kaya ya buat apa?
dinikmatin sendiri juga ga enak
by the way, i do spent my time with my family..
ini buktinya...
Minggu kemarin iseng ke Taman Mini hehehe
Selasa, 29 Juli 2008
Trip to Bali
Okay, here we go...
Foto ini pas baru sampe di hotel..
kami menginap di White Rose Legian, worth it lah ini hotel
Bintang empat, deket kota.

Begaya dikit di hotel hehehe

Yang ini di Kuta..
sengaja nyari background yang ga ada bule hehehe dosa ah

Ini di Joger,
Stres penuh liat orang belanja
mending nunggu di luar aja

Ini monumen bom bali..
yang bikin deg2an nginep di Legian.
monumen ini persis di depan hotel kita hiiiii

Ini di tanah lot..
beberapa kali foto blur semua..
ada penampakan di foto yang lain hiiii.. mistis

Ini di bedugul
Dingin euy..

Ini di pulau penyu..
Jadi inget dulu piara penyu ijo 4 ekor :D
padahal dilarang hehehe..

Ini di nusa dua
Parasailing, banana boat, flying fish, diving, smua disini

Sekian, back to work lagi deh..
Foto ini pas baru sampe di hotel..
kami menginap di White Rose Legian, worth it lah ini hotel
Bintang empat, deket kota.
Begaya dikit di hotel hehehe
Yang ini di Kuta..
sengaja nyari background yang ga ada bule hehehe dosa ah
Ini di Joger,
Stres penuh liat orang belanja
mending nunggu di luar aja
Ini monumen bom bali..
yang bikin deg2an nginep di Legian.
monumen ini persis di depan hotel kita hiiiii
Ini di tanah lot..
beberapa kali foto blur semua..
ada penampakan di foto yang lain hiiii.. mistis
Ini di bedugul
Dingin euy..
Ini di pulau penyu..
Jadi inget dulu piara penyu ijo 4 ekor :D
padahal dilarang hehehe..
Ini di nusa dua
Parasailing, banana boat, flying fish, diving, smua disini
Sekian, back to work lagi deh..
Sabtu, 08 September 2007
Masih mengenang Ayahku...
(Father)Its not time to make a change,
Just relax, take it easy.
Youre still young, thats your fault,
Theres so much you have to know.
Find a girl, settle down,
If you want you can marry.
Look at me, I am old, but Im happy.
I was once like you are now, and I know that its not easy,
To be calm when youve found something going on.
But take your time, think a lot,
Why, think of everything youve got.
For you will still be here tomorrow, but your dreams may not.
(Son)
How can I try to explain, when I do he turns away again.
Its always been the same, same old story.
From the moment I could talk I was ordered to listen.
Now theres a way and I know that I have to go away.
I know I have to go.
(Father)
Its not time to make a change,
Just sit down, take it slowly.
Youre still young, thats your fault,
Theres so much you have to go through.
Find a girl, settle down,
If you want you can marry.
Look at me, I am old, but Im happy.
(son-- away away away, I know I have to
Make this decision alone - no)
(Son)
All the times that I cried, keeping all the things I knew inside,
Its hard, but its harder to ignore it.
If they were right, Id agree, but its them you know not me.
Now theres a way and I know that I have to go away.
I know I have to go.
(father-- stay stay stay, why must you go and
Make this decision alone? )
Lirik di atas adalah lagu Father and Son karya Cat Steven (sekarang sudah muslim pengarangnya) yang selalu membuat saya menitikan air mata ketika mendengarnya..
Jadi teringat kisah 2 tahun yang lalu ketika saya melamar gadis yang saya inginkan...
"Pak, Bu, temenin yuk ke tempat keluarganya calon istri buat omongin lamaran..."
"Gimana Pak?" tanya ibu..
"Bapak mah ayo aja. Kalau cuma lamaran aja siapa takut..."
Dunia ini fana...
sangat bodoh orang yang menukar kefanaan dengan keabadian..
dunia ini hanya sekejap..
seperti hanya sekejap yang lalu kita masih dininabobokan..
tak berasa kita telah menggunakan setengah jatah kita
bahkan lebih! siapa yang tahu...
mungkin saja tahun depan izrail berkunjung..
atau bisa jadi ramadhan ini?
atau malah kita tidak diizinkan bertemu ramadhan?
atau malah malam ini.........
astaghfirullahaladzim....
Ya Allah.. jangan Engkau ambil kami sedang kami bermaksiat kepadaMu..
jadikan kami syahid di jalanMu..
izinkan hamba berjumpa denganMu..
karena Engkaulah tujuan hidup..
Legenda Hidupku... Almarhum Bapak-ku....
"Pak, tolong donk jangan ngerokok lagi...ngeganggu banget nih asapnya..."Orang tua itu hanya diam dan termenung.. keesokan harinya ia menyapa sang anak..
"Nak, mulai hari ini bapak ga akan ngerokok lagi. Karena itu, bapak juga akan ga suka kalau nanti bapak lihat kamu ngerokok.."
Dialog diatas adalah kisah nyata seorang ayah perokok berusia 50 tahun (satu hari bisa habis 2 bungkus rokok) dengan seorang putranya yang baru saja memasuki sekolah dasar.. Ya, Orang tua itu adalah ayahku sendiri.. Yang pada hari itu benar-benar berhenti merokok demi memberikan teladan kepada anak-anaknya...
Dahulu ayahku adalah seorang tentara, terkena wajib militer sehingga harus meninggalkan bangku SMA. Dikenal sebagai pribadi yang jujur, ikhlas mengabdi untuk bangsa dan negaranya. Berbagai peperangan diikuti, salah satu yang sering diceritakan adalah ketika pembebasan East Timor. Walau agak canggung dalam mendidik anak, namun prinsipnya tidak pernah mengenal kata canggung untuk tetap amanah... Ya, salah satu bukti amanahnya adalah ketika ayahku yang gagah itu menolak untuk menyuap demi kenaikan pangkat. Alhasil lebih dari 3 kali secara beruntun tidak naik pangkatnya, dan memutuskan untuk pensiun dini.
Menanamkan nilai-nilai kejujuran serta etika adalah hal yang paling ditekankan kepada anak-anaknya. Salah satu nasihat yang paling berkesan adalah ketika ayahku berkata, "Nak, jangan pernah anggap remeh orang, walau pekerjaan hina sekalipun, pasti ada hal yang kita bisa belajar darinya..."
Memang ayahku lemah dalam mengkader anak-anaknya, namun semata-mata karena ia tidak ingin merepotkan anak-anaknya. Bahkan pernah ketika pembantu kami pulang kampung, pagi-pagi ayahku sudah membersihkan lantai... ayahku yang gagah sama sekali tidak mau menyerahkan pekerjaan nya itu kepada aku ketika aku memintanya. Ia bahkan masih rela mengantarku kuliah di hari saat ia harus berangkat haji...
Dahulu, setiap datang waktu shalat aku selalu diingatkannya untuk menyegerakan. Suatu waktu aku masih tertidur dan dibangunkan dengan suara yang keras untuk shalat, karena merasa terganggu akhirnya lidah terucap "Pak, emang bapak ga bakal marah gitu kalo pas tidur dibangunin juga dengan suara keras kayak gitu untuk shalat..."
ayahku yang gagah menjawab, "Ga akan Nak, Bapak malah akan berterima kasih karena Bapak bisa shalat tepat waktu karena kamu bangunkan..."
Karena penasaran, aku pun mencobanya.... dan terbukti... perbuatanku membangunkannya dengan suara agak keras (mungkin beberapa orang menilai sikapku kurang ajar) tidak berhasil membuatnya marah.. ia justru bergegas mengambil wudhu-nya...
Salah satu kebiasaan ayahku adalah menangis... tidak di dalam kendaraan, atau sambil berjalan, atau dalam sujudnya, atau dalam doanya... seringkali ia menangis.. menangisi kematian yang akan mendekatinya.. dan teringat akan orang tuanya yang sudah mendahuluinya..
Tujuh tahun terakhir, ayahku lebih giat mendalami agamanya.. Ia pun lebih kritis dan prihatin atas kondisi yang ada sekarang. Berbagai pengajian dan halaqah diikutinya. Alhamdulillah, pemahaman keagamaannya semakin hari semakin dalam...
Momen paling mengharukan adalah ketika aku menganjurkan agar orangtuaku tidak lagi menjual rokok di warungnya. Mohon maaf, kami sekeluarga termasuk yang berpandangan bahwa rokok itu hukumnya haram. Aku pun menunggu waktu yang tepat ketika mengusulkan hal ini.. seiring pemahaman agama orangtua yang semakin baik, 3 tahun adalah waktu yang cukup untuk usulan ini..
pernyataanku kala itu, "Pak, Bu, selama kita sudah yakin bahwa rokok itu diharamkan, maka menjualnya pun menjadi haram. Hujjah apalagi yang akan bapak dan ibu gunakan?"
lagi-lagi orangtuaku hanya terdiam dan tertegun, dan tidak lama, rokok pun hilang dari daftar barang dagangan mereka. Omzet turun drastis, nyaris 80persen..
tapi apa kata-kata yang keluar dari lisan calon penghuni surga..."Nak, rejeki Allah tidak akan terputus dengan berhenti menjual rokok.."
Setelah itu, ayahku yang gagah sangat serius mencoba mengikuti sunnah nabinya. Shalat lima waktu nyaris selalu di masjid. Di sela-sela menjaga warung diisi dengan tilawah quran nya. Sadaqah nya nyaris tidak terlihat tangan kirinya. Senin dan kamis hampir selalu diisi dengan shaumnya. Shalat malam pun teriring dengan tangisannya.. Tanda hitam di keningnya seolah menjadi bukti kedekatannya dengan "Kekasih"nya..
Kenanganku setahun yang lalu, adalah ketika aku pulang bekerja tengah malam, aku langsung tertidur di depan televisi. Tiba-tiba aku terbangun dan melihat ayahku sedang membalurkan lotion anti nyamuk di sekujur badanku. Sadar aku terbangun beliau berkata, "Nak, kamu jangan lupa untuk membaluri ini supaya ga digigit nyamuk.." aku pun sengaja mendiami dan menyaksikan ayahku yang sedang asyik membaluri kaki dan tanganku, menikmati ikatan cinta
antara seorang ayah dan anaknya.. pada saat itu aku hanya ingin berkata, "Pak, sungguh aku sayang bapak..." tapi ga tau kenapa lidah ini membisu dan tertahan...
Ramadhan di tahun 2006 adalah hal yang tidak terlupakan..
7 hari menjelang lebaran...
aku terbangun ditengah malam, jantungku berdebar cepat.. sekitar jam 1 pagi aku menghubungi temanku... aku menangis... saat itu aku berkata kepadanya bahwa aku merasakan sesuatu... aku merasakan dalam waktu dekat aku akan menerima sebuah amanah yang besar... tapi aku sendiri tidak tahu amanah seperti apa... saat itu aku menangis dengan sangat dalam dan terisak...
4 hari menjelang lebaran....
Ibuku berkata "Loh ada apa Pak, kenapa semua celana dipotong?"
Ayah menjawab "Hadits nya sudah jelas Bu, mata kaki harus terlihat ketika shalat"
"Tapi kan ga semuanya harus digunting seperti itu pak, sisa-in lah barang satu potong untuk acara-acara resmi" jawab ibu
Saat itu ayah cuma tersenyum dan terus melanjutkan kegiatannya memotong celana.
"Bu, aku lupa kalau besok aku harus memberikan laporan keuangan masjid kepada para pengurus.."
3 hari menjelang lebaran...
Pada pagi harinya, Bapak sedang menikmati memotong kentang untuk lebaran sembari bercengkerama dengan keluarga dan tetangga. Menjelang Dzuhur Bapak pun asyik bermain dengan sang cucu... hingga tiba waktunya Dzuhur..
Ia segera ke masjid, dan menulis laporan keuangan di papan tulis masjid, menunaikan shalat berjamaah, sedikit bercengkerama dengan para sahabatnya dan kemudian pulang..
Tidak ada yang dapat menolak, ketika tiba dikamar, tiba-tiba ia terbatuk dan muntah.. kemudian ia pun tersungkur.. bahkan ketika ia dipapah menuju mobil ke rumah sakit, ia bersikeras supaya berjalan sendiri menuju mobil.. karena tidak ingin merepotkan anak-anaknya termasuk menantu-menantunya..
kecupan terakhir akan terus kuingat.. saat itu aku meminta maaf atas semua dosa yang kuperbuat padanya.. ia pun menjawab dengan anggukan.. bergantian seluruh saudaraku memintakan maafnya termasuk ibuku....
Setelah itu ia mengerang kesakitan.. sempat terdengar beberapa kali ia mengucap "sakit perut..." "sakit perut...." kemudia Izrail pun menjemputnya...
Innalillahi wainna ilaihi rajiuun..
Bahkan ketika ajalnya datang, ayahku pun masih terlihat gagah...
Seolah Allah ingin menunjukan kepada kita begitu sayangnya Ia dengan ayahku dengan ucapan "sakit perut.." nya...
Ya, orang yang meninggal karena sakit perut termasuk syahid..
Ayahku tidak memiliki penyakit di perut, dan sangat sehat ketika Dzuhur, benar-benar Allah menunjukan KuasaNya sekaligus SayangNya dengan syahidnya...
Ayahku adalah seorang kepala keluarga sejati.. ia rela mengorbankan nyawa nya demi ibuku dan anak-anaknya. Kesetiaan, kejujuran, dan sifat amanahnya menjadi guru buatku.. Pak, Bu, sebenarnya guru nomor satu-ku adalah Bapak dan Ibu.. Saat ini aku benar-benar tersadar cinta dan sayang yang selama ini kalian curahkan.. Terima kasih ya Allah telah membuatku dilahirkan dari dua orangtua hebat ini...
Sebentar lagi ramadhan pun tiba.. Ramadhan pertamaku tanpa ayahku yang hebat.. Tidak ada lagi suara tangisan ayahku menjelang ramdhan.. tangisan rasa syukur karena diberikan kesempatan ramadhan.. tidak adalagi tangisan nya ketika takbiran.. tidak ada lagi tangisan nya ketika berpeluk dan memohon maaf kala memulai ramadhan dan saat lebaran... tidak ada lagi yang menemani ibuku saat tarawih di masjid.. Tidak ada lagi kehadirannya disaat pengajian. Ingin rasanya kukecup keningnya dan berkata bahwa aku cinta padanya...
Kini tempatnya menjadi lebih baik.. Allah telah menyiapkan surga untuknya. Pak, maafin Wahyu yang dengan maksiatnya membuat Bapak malu di kubur sana.. Semoga anak bapak yang satu ini dapat berkumpul dengan bapak di surga Allah nanti... Hidup ini tidak akan lama lagi, bagai anak panah yang meluncur pasti... dengan sekejap insya Allah kita dipertemukan kembali...
Ya Allah, berilah ayahku ketetapan..
lapangkan kuburnya..
sayangi ayahku sebagaimana ia menyayangiku di waktu kecil..
dari anak bapak yang tidak berhenti mencintai bapak......
Langganan:
Postingan (Atom)