Friday, January 29, 2010

Semua karena cinta

jadi inget nyanyian Joy Tobing..
semua karena cinta..

detik demi detik kehidupan berlalu..
kemudian tahun demi tahun melewati kita.

sedikit flashback ke belakang, wih sungguh "mengerikan" sekali semua yg sudah kami lewati..
mungkin bagi teman2 semua, itu adalah hal yang "biasa"
tapi tidak bagi kami..

- ujian berat dari keluarga
- bisnis merugi
- pabrik tidak jalan, wih serem klo kebayang angka nya
- kepergian orangtua tercinta di saat-saat genting
- bahkan hingga pertarungan hidup mati

luar biasa.. alhamdulillah..
kalo bukan karena intervensi dari langit, maksudnya Allah, rasanya tidak percaya bahwa diri yang lemah dan bodoh ini bisa melewati ini semua..
duh.. padahal diri ini masih jauh dari layak untuk mendapat pertolongan dari Yang Maha Penolong..

di saat kita sudah ber-azzam dan yakin, sesungguhnya kita hanya tinggal "tawakal"
biarkan Allah mengatur mekanisme nya untuk membuka dan memudahkan jalan-jalan yang akan kita lalui.

Dalam perjalanan bisnis saya dan pak dedy, banyak sekali keajaiban-keajaiban terjadi.
yang pasti ini bukan karena amalan-amalan atau ibadah-ibadah saya. karena ibadah saya sangat sedikit.. yang saya yakini dan insya allah benar adalah karena doa-doa orang yang mencintai kami..
ya, semua karena cinta..

kemarin kami rapat untuk net-cyber (www.net-cyber.com) perusahaan kami yang bergerak di penyediaan jasa internet (ISP).

secara tidak sadar saya bertanya, "sebenarnya kita sudah melakukan ikhtiar apa sih untuk menambah klien setiap bulannya?"

dan secara tidak sadar juga kami menjawab, "tidak ada. bahkan staf marketing saja tidak ada. hanya dari mulut ke mulut. bahkan ketika perusahaan lain mengalami kebangkrutan, kita terus bertahan dan justru maju. bertambah terus klien nya baik klien warnet ataupun corporate"

hmmm... ada yang ga beres nih... siapakah orang sholeh yang mendoakan kami?
karena secara matematis hampir tidak mungkin..
tidak ada usaha menambah klien, tapi kok klien2 baru berdatangan?
malah bulan ini total ada 5 klien baru warnet dan beberapa corporate..
alhamdulillah, subhanallah..

kemudian kami menengoki usaha jasa kami di www.warnet-alpha.net
masya Allah, dengan biaya iklan yang tidak seberapa, hari-hari kami disibukan oleh jasa-jasa setup warnet. keuntungan kami pun tidak seberapa, lebih besar niat kami untuk membantu orang-orang yang mau mendirikan warnet. Tapi karena kami memang menikmati pekerjaan jasa warnet ini, kadang jadi lupa waktu. karena keasyikan sendiri..

subhanallah, alhamdulillah.. siapakah gerangan yang selalu mendoakan kami?

tak habis syukur kami ketika staf kami di jasakomputer.com tidak berhenti menyetorkan omzet yang masuk dari penjualan dan servis komputer. lho, padahal kami pun lupa melakukan kegiatan marketing jasakomputer.com karena keasyikan proyek warnet..
tapi kok terus ada omzet masuk?

alhamdulillah ya Rahmaan... ya Razzaaq...

bahkan ketika kami baru saja berencana memiliki bisnis pelatihan IT, kok ya tau2 orang-orang yang kompeten di bisnis pelatihan ini didatangkan Allah kepada kami..

ga tau kenapa tiba2 ingat dengan almarhum bapak yang dulu tidak pernah berhenti mendoakan kebaikan untuk kami..

ga tau kenapa tiba2 teringat tangisan ibu kami dalam sujudnya, untuk kebaikan kami..

ga tau kenapa terbayang ikhlas nya istri kami, yang menerima dan mendoakan kami dengan segala kekurangannya.. yang tidak pernah mengeluh dalam kondisi apapun.. alhamdulillah ya Rabbana.. terima kasih istriku tercinta..

ga tau kenapa terbayang ikhlasnya guru-guru kami mengajarkan ilmunya. Ditengah2 kesibukannya, yang hanya mengharap keridhaan Allah.. dan terus berdoa untuk berkahnya rizki kami.. ya Allah berikanlah kebahagian hidup dunia dan akhirat untuk guru-guru kami..

terbayang juga doa dari sahabat-sahabat kami.. dalam kondisi sempitnya pun masih mendoakan saudaranya.. semoga Allah memenangkan kalian dalam semua ujian yang diberikan, amiin

"Ingatlah kalian terhadap nikmat yang telah Aku beri kepada kalian, tepatilah janji kalian kepada-Ku agar Aku penuhi janji-Ku kepada kalian, dan hanya kepada-Ku kalian akan kembali" (QS Al-Baqarah : 40)

Dalam sebuah hadits Qudsi Allah berfirman
"wahai anak cucu adam! betapa banyak pelita yang padam oleh hembusan angin, berapa banyak ahli ibadah yang rusak karena ujub (sombong), berapa banyak orang kaya rusak karena kekayaannya, berapa banyak orang miskin yang rusak karena kefakirannya, berapa banyak orang sehat yang rusak karena kesehatannya, berapa banyak orang pandai yang rusak karena ilmunya, dan berapa banyak orang bodoh yang rusak karena ketidaktahuannya."

"sekiranya tidak karena banyaknya orang tua yang masih sujud (shalat). pemuda yang khusyu', bayi yang menyusui, binatang yang merumput, niscaya Aku telah menjadikan langit yang menaungi kalian menjadi besi, bumi menjadi rata, debu menjadi abu, dan niscaya Aku tidak akan menurunkan hujan dari langit walau hanya setetes, dan aku tidak akan menumbuhkan biji tanaman di bumi, dan aku timpakan kepada kalian azab yang amat pedih."

Astaghfirullahaladziim

Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (QS Ar-Rahman : 13)

spesial thanks untuk
- Allah dan Rasul-Nya
- almarhum bapak yang pastinya sedang dijamu Allah dengan sebaik-baiknya
- ibuku tercinta
- istriku tercinta
- sahabatku yang terbaik, Dedy.. seperti Abu Bakar, selamanya saya tidak akan bisa mengalahkan Dedy dalam beramal..
- Pak Guru tersabar, Bobby Prajitno
- Pak Guru tercerdas, Zainal Abidin
- Pak Guru yang ikhlas, Robbyantono
- sahabat paling setia, Dendy. Setia dalam suka dan duka
- sahabatku terhebat Dimas.
- sahabat rendah hati, BOS Adi
- sahabat terkalem, Rudi. Pak asep, wah pokoknya semuanya deh hehe

Buat orang-orang yang pernah mendoakan kami dan selalu mendukung kami, jazakumullah khairan katsira,
terima kasih atas semua cintanya..
semoga Allah ridha sama kita semua amiin

Sunday, January 24, 2010

Cukup Allah Yang Maha Menolong, Maha Tahu, dan Maha Membalas

Curhat ahh...

dalam 7 tahun perjalanan bisnis, kami bertemu berbagai macam karakter orang. Dia bisa saja karyawan, calon prospek, investor, klien, mitra, vendor, partner, dan lain-lain.

pengalaman memang guru yang berharga. Dari situ kami belajar tentang berbagai orang dan tabiatnya. Ada yang jujur, ada yang amanah, ada yang oportunis, ada yang khianat, ada yang mencari persaudaraan, ada yang hanya semata-mata hanya memikirkan dirinya dan kepentingannya sendiri dan lain-lain.

Dalam hal dengan prospek atau calon klien pun bgitu. Ada prospek yang terang-terang mengatakan ingin dibantu dan dibimbing, maksudnya berjalan bersama-sama.
"mas tolong ya bikinin kami warnet, kami buta sama sekali. mohon dibimbing"
adalagi yang begini,
"mas, ajarin saya bikin warnet donk. sebut saja fee nya berapa. nanti saya mau bikin sendiri"
oke, ga masalah. kami malah senang dengan orang yang berterus terang di depan. daripada yang punya motif-motif terselubung.
banyak sekali orang yang pura-pura jadi prospek, tapi niat sebenarnya adalah ingin mencuri ilmu-ilmu dan rahasia kami. dan kemudian jalan sendiri hehe.. ini berdasarkan pengalaman lho.. saya yakin temen2 pengusaha yang lain juga sering bertemu masalah seperti ini. ini adalah hal yang biasa

ini ada kisah lucu. yang insya allah kita bisa ambil hikmah buanyak sekali dari kisah ini. terutama buat teman-teman yang bergerak di dunia usaha.

pada suatu hari, ada telpon dari Mr.X. Beliau tertarik dengan salah satu paket bisnis yang kami tawarkan. ya, kami siap membantu teman-teman yang ingin buat warnet. hanya 9jt-an kini kita sudah bisa bikin warnet. Mr.X sangat tertarik

Mr.X : Mas adzan kenalkan saya Mr.X, saya mau bikin warnet. saya sudah baca di www.warnet-alpha.net tolong bimbing saya ya mas.. saya mau urusan kita panjang ke depannya.

saya : baik pak, tidak masalah.

Mr.X : saya ingin mas Adzan survey lokasi saya, kemudian kasih semua masukan, ilmu, dan pengalaman yang mas adzan punya untuk diberikan ke saya.

saya merenung sejenak. soalnya kami berkali-kali menghadapi prospek yang seperti ini. biasanya kami sering menghadapi orang yang minta survey, minta masukan, dan setelah tahu semua ilmunya lalu ia meninggalkan kami. Ya, pengalaman adalah guru yang berharga dan tidak pernah berbohong.

setelah sering "dikerjai" seperti itu, saya dan pak dedy selaku founder Alphanet membuat kebijakan. siapapun yang minta di survey, haruslah membayar DP terlebih dahulu. atau minimal ada biaya survey.

Duh sayang ya niat baik kami justru sering dimanfaatkan orang..
sebenernya bobroknya ekonomi sekarang itu its a matter of "trust".
dengan "trust" berapa banyak biaya produksi yang bisa dihemat. Orang tidak perlu lagi paypal, tidak perlu lagi bank garansi dan lain sebagainya. wah jadi OOT.

kembali ke topik awal, karena aura Mr.X ini kental sekali dengan nuansa agamis, akhirnya saya iya-kan untuk survey. Gpp lah, itung-itung silaturahim.

Survey pertama saya adalah bertemu istrinya,
Ah.. benar tebakan saya. Ternyata agamis sekali orang ini.
setelah saya survey ruangan, saya beri masukan strategi ini itu, sampai konsultasi urusan listrik, bandwidth dan lain sebagainya, pokoknya selengkap-lengkapnya. Karena saya merasa orang ini layak dipercaya

Hari-hari setelah itu adalah Mr.X seringkali menelpon saya. Bahkan hampir tiap hari dengan durasi rata-rata lebih dari 30 menit.

Mr X : lho mas adzan kuliah di kampus itu toh? kenal sama Mas A donk..

saya : itu adik kelas saya pak

Mr X : wah dulu Mas A belajar ngaji sama saya...

saya makin percaya aja donk sama Mr.X

Saya pun tidak pelit "membongkar" rahasia perusahaan, antara lain rekanan kami di PLN yang sangat solutif untuk memberikan listrik yang mudah dan legal, saya pun buka-bukaan mengenai hikmah dibalik jatuh bangun nya warnet dan lain-lain.

Setelah saya baca, MR.X ini orangnya sedikit peragu. perlu banyaaaak sekali pertimbangan untuk memutuskan sesuatu. Oke lah gpp, ambil sisi positifnya aja. mungkin beliau ingin sekali mengurangi risiko kesalahan yang akan terjadi. walau kadang orang yang peragu ini selalu tidak mantap dalam melangkah.

Kemudian Mr.X ini meyakinkan saya untuk survey lagi di ruko-nya. kali ini beliau ikut serta bersama istrinya. Kembali mengajukan pertanyaan yang sama, ya saya jawab dengan jawaban yang sama pula hehe..
ternyata ia ingin warnetnya memiliki 30 komputer, kemudian minta bantuan juga untuk maintenance warnet setiap bulannya termasuk koneksi internet.

Obrolan pribadi pun berlangsung. ternyata beliau punya binaan anak-anak SMA (maksudnya binaan pengajian). Nah benar kan cukup agamis. Makin tinggi niat saya untuk membantu orang ini

setelah memberi semua masukan, dari mulai listrik, keamanan, strategi penjualan, hingga layout ruangan, beliau berkata,

Mr.x : Oke pak adzan, pokoknya saya DEAL dengan semua yang pak adzan tawarkan. SAYA GAK AKAN TAWAR-TAWAR LAGI. HARGA ALPHANET PUN PALING BERSAING DARI YANG LAIN. tinggal tunggu aba-aba dari saya karena menunggu renovasi ruangan, kemudian kita tanda tangan MOU lalu saya transfer dana-nya.

saya : oke pak terima kasih.

saat itu saya justru memiliki firasat yang tidak baik..
mungkin beberapa orang yang sering sekali berinteraksi dengan orang banyak, atau pedagang-pedagang yang bisnisnya diatas 7 tahun bisa merasakan..
dalam hati saya berkata
"it sounds too good to be true.. fishy-fishy lah hehe"

bagi saya, orang yang belum begitu kenal dengan saya, kemudian pujiannya setinggi langit. SELALU berarti tidak baik

dulu pun saya punya karyawan yang mengatakan, "saya mau seumur hidup kerja jadi karyawan Alphanet"..
dikiranya atasan anda akan senang dengan ucapan anda?
no..
orang-orang yang berpengalaman justru akan berhati-hati dengan pujian seperti ini. somethings wrong..
dan benar, tidak lama akhirnya kami berpisah dengan karyawan ini. lha OOT lagi hehe ya itung-itung berbagi pengalaman..

kembali ke topik,
setelah kami beritahu SEMUA ilmu kami, SEMUA pengalaman kami, SEMUA rahasia kami...
kemudian Mr.X email kami..

Mr.X : Mas, kok harga komputernya segitu ya? saya kan di kantor suka pengadaan barang komputer. saya punya suplier yang lebih murah. gimana klo hardware-nya dari kami saja, mas jasa nya saja gimana?

aha... benar.. pengalaman tidak pernah berbohong. tapi yang saya agak kaget, saya ga nyangka ternyata orang yang labelnya agamis sekali bisa "terjebak" di urusan seperti ini. Padahal harga komputer kami tidak mahal-mahal amat, kami hanya melebihkan margin karena kami perlu ongkos untuk mengantarkan ke lokasi.

bisnis kami hanyalah jasa setup warnet, kami menyediakan pengadaan komputer hanya untuk klien-klien yang tipenya "mau tau beres". ya intinya margin kami tidak begitu besar dari hardware. itupun margin lebih banyak buat ongkos kirim saja.

saya kaget. ga nyangka orang yang paham sekali agama bisa tersandung disini.
padahal ancaman-nya coba di cek di Ash-Shaff 2-3.
mengapa ada ya orang yang menukar akhiratnya dengan dunianya yang sangat murah?
mengapa ada orang yang menukar persaudaraan dengan materi yang tidak seberapa?
oh tidak, saya tidak marah..
dari awal saya sudah mencium bau tidak sedap..
cuma saya penasaran, karena kali ini pelakunya adalah orang yang sangat agamis.
orang yang harusnya paham bahwa berkata dusta itu dilarang..
menyalahi janji itu berdosa, dan khianat.

saya pun merespon agak tegas. saya tanyakan tentang komitmen sebelumnya yang sudah deal dengan kita. kemudian dengan alasan-alasan yang tidak masuk akal dikemukakan. ya saya mah "iya-iya"-kan saja hehe.

dalam hati saya terserah bapak saja lah hehe
ya Allah punya balasan yang lebih baik untuk saya :)
klo balasan untuk Mr.X mah saya ga ikut campur sama urusan Allah hehe..
yang pasti saya ga pernah mendoakan keburukan buat orang lain..
tapi klo keburukan itu datang karena sunnatullah (maksudnya hukum alam) ya brarti bukan karena saya toh..

saya : "ya terserah bapak saja, niat kami dari awal hanyalah membantu. kami jasa setup-nya juga gak apa-apa."

mr.X : "jasa-nya berapa mas?"

saya : "600rb aja pak per komputer"
saya pun tidak berharap banyak dengan tipe orang seperti ini. saya pikir, paling ujung-ujungnya tidak jadi lagi dengan berbagai alasan.. dan lihatlah hasil tebakan saya :)

mr.X : "oke deal. pokoknya saya ingin urusan-nya manjang dengan pak adzan"

saya : "baik pak"

Dua minggu kemudian tidak ada kabar..


kemudian ada telpon dari partner saya Pak Dedy yang mengabarkan beliau sedang berada di tempat klien ISP (www.net-cyber.com) kami yang jaraknya berdekatan dengan lokasi MR.X

saya pun minta tolong Pak Dedy untuk mengecek lokasi Mr.X
bukanya apa-apa, niat saya hanya ingin membantu. kali saja Mr.X menemui kendala-kendala yang menghambat setup warnetnya

Dedy dengan santainya menelpon saya : lapor dzan, ane udah di warnetnya Mr.X. dan semua komputer sudah terpasang dan ter-install oleh orang lain

hahaha.. saya tertawa dengan gayanya Pak Dedy.
Enteng sekali beliau melaporkan hal yang demikian. luar biasa ikhlas nya pak Dedy
seolah-olah Pak Dedy seperti berkata ke saya "rejeki mah ga akan kemana dzan. kejadian hari ini ga akan mengubah catatan rejeki kita di Lauh Mahfudz"

Alhamdulillah, saya teringat ada satu pelajaran berharga dari kisah ini.
di pertemuan kedua saya dan Mr.X, kebetulan saya membawa staf saya yang juga merangkap istri saya hehe.

istri saya pun berbicara banyak dengan istri dari Mr.X
istri saya sangat berkesan dengan pasangan itu yang sangat agamis..

makanya ketika terjadi pengkhianatan, oopss kok kasar banget ya bahasanya... mmm...
makanya ketika terjadi pengingkaran janji... wah masih kasar..
makanya ketika terjadi penipuan... ah ini lagi... apa donk kata yang tepat?
ya pokoknya terjadi pelanggaran akad, istri saya cuma berkata
"lho kok bisa ya mas orang kayak begitu"
"padahal kan dunia ini sempit ya mas?"
alhamdulillah, ini adalah pelajaran berharga untukmu sayangku...

ya Rabbana...
jangan hapus harapan kami untuk percaya kepada saudara-saudara kami..
perbanyak orang-orang yang amanah di bumi-Mu ini ya Rabb..
jangan timbulkan fitnah kepada Dien ini dengan memperbanyak orang yang identik muslim namun mengingkari janjinya...
semoga penduduk bumi tidak mengidentikan kelakuan seperti itu dengan agama-Mu ini ya Rabb..
Amiin...

buat para calon mitra Alphanet, kami mohon maaf dengan sangat...
untuk survey, kini kami kenakan biaya dan diharuskan membayar tanda jadi terlebih dahulu...
kisah-kisah seperti inilah yang melatarbelakanginya..

semoga kita bisa mengambil hikmah dari kisah ini
dan semoga kita semua termasuk orang yang konsisten antara perkataan dan perbuatan kita..

insya allah alphanet akan tetap terus menjaga integritasnya, dan akan terus layak untuk diandalkan

amiin

Friday, January 15, 2010

Dirimu tidak layak, Adzan!

wahai adzan yang bodoh dan tidak peka...

apakah kamu layak...
membeli pakaian seharga 200ribu, sementara sedekahmu sangatlah kecil....

apakah kamu layak...
sehari-hari menggunakan mobil, padahal hutang-hutangmu belum lah terbayar...

apakah kamu layak...
bermewah-mewah menghiasi rumahmu, padahal sebenarnya dirimu sangatlah miskin..

apakah kamu layak...
bermahal-mahal membeli makanan, padahal Rasulmu pernah menderita kelaparan hingga mengganjal perutnya dengan batu..

apakah kamu layak...
bermalas-malasan menggunakan supir, padahal manusia terkaya (warren buffet) pun tidak menggunakan supir..

apakah kamu layak...
untuk tidak sedikit bersabar?
padahal kamu harusnya belajar kesabaran dari Nuh, yang ratusan tahun ditolak kaumnya..
harusnya kamu bersabar, seperti Nabi Shaleh, dengan penyakitnya puluhan tahun selalu bersabar..
seperti sabarnya Zakaria ketika menanti buah hatinya..
seperti sabarnya Ibrahim ketika dilempar ke api, melawan raja zalim
seperti sabarnya Ismail ketika akan disembelih?
seperti sabarnya Musa dengan kaumnya yang ngeyel..
seperti sabarnya Yunus ketika ditelan ikan paus
seperti sabarnya Yusuf ketika dizhalimi kakak-kakaknya, bahkan kemudian di fitnah dan dipenjara...
mereka diuji lebih berat darimu
dan kamu tahu bahwa mereka itu manusia-manusia kesayangan TuhanMu..
apakah kamu layak tidak bersabar?

apakah kamu layak...
berlebihan mencintai hartamu.. padahal hartamu itu tidaklah akan menyelamatkanmu jika tidak digunakan dijalan-Nya..
tidak-kah kamu belajar dari Abu Bakar Ash-shidiq yang meng-infak-an seluruh hartanya dan hanya menyisakan Allah dan Rasulnya?

apakah kamu layak...
mencintai dunia... padahal dunia yang kamu cintai itu tidaklah lebih mulia dari kulit bangkai kambing... bahkan tidak lebih baik dari separuh sayap nyamuk

apakah kamu layak...
kamu memiliki pakaian-pakaian yang bagus.. sementara salah satu pemimpin terbesar manusia, umar bin khatab hanyalah memiliki 2 pakaian saja..
tidak kah kamu ingat bagaimana Mushab bin Umair meninggalkan segala ke-necis-an nya..
tidak kah kamu ingat bahwa yang kamu bawa nanti hanyalah selembar kain kafan?

apakah kamu layak...
tidur dengan pulasnya.. padahal dirimu masih berlumuran dosa?

apakah kamu layak...
tidak bersujud ditengah malam, padahal Rasulmu yang sudah diampuni dosanya pun tidak lepas darinya.. bahkan hingga bengkak kakinya ...

apakah kamu layak...
tidak membiasakan puasa.. padahal di padang mahsyar nanti dirimu akan merasakan kelaparan yang sangat...

apakah kamu layak...
berlebihan mencintai istrimu.. padahal Abu Bakar pernah menceraikan anaknya. hanya karena cintanya yang berlebihan, melebihi cintanya kepada Rabb-nya

apakah kamu layak...
menunda waktu shalatmu hanya karena urusan duniamu?
padahal umar pernah menginfakan kebun nya yang luas, hanya karena membuatnya telat shalat di masjid 1 rakaat saja..

apakah kamu layak...
merasa aman dengan hartamu? padahal manusia terkaya di muka bumi yang dijamin masuk surga dan banyak sedekahnya (abdurrahman bin auf) dikabarkan berjalan merangkak menuju surga?

apakah kamu layak...
merasa puas dengan ilmu yang sekarang ada? padahal ilmu kamu sangatlah rendah dibanding ilmu Ali bin Abi Thalib.. bahkan beliau sudah dijamin masuk surga, tapi lihatlah semangatnya mencari dan membagi ilmunya

apakah kamu layak...
bermalas-malasan untuk shalat dengan alasan mencari rizki... padahal kamu sadar, siapa yang paling berwenang memberi rizki, wahai adzan bodoh

apakah kamu layak...
tertawa terbahak-bahak, bersenda gurau.. sementara saudaramu di palestina banyak yang menangis?

apakah kamu layak...
bersantai ria, padahal kamu tahu pasti bahwa umurmu berkurang setiap harinya!

apakah kamu layak...
berpuas diri.. padahal kamu tahu pasti bahwa malaikat maut sedang menghampirimu...

astaghfirullahaladziim..

wahai para pembaca,
jangan tertipu dengan apa yang terlihat dari diri saya
saya adalah orang yang banyak dosanya...
jangan juga tertipu dengan mengatakan saya pintar,
tidak, saya sangatlah bodoh

berkacalah wahai adzan bodoh..
sungguh dirimu tidak layak!

Thursday, January 14, 2010

1 trilyun rupiah, aktualisasi diri dan kebahagiaan

bayangkan kita punya uang 1 trilyun...
bayangkan kita memilikinya di ujung waktu kita..
ketika kita sudah dimakan usia

misalkan kita memiliki 4 orang anak,
usia rata-rata 20-an tahun..
(agak matematis nih)

dengan 1 trilyun itu cukup untuk nge-jatah anak-anak kita masing-masing menerima 25jt/bulan seumur hidupnya!
coba kita hitung, anggaplah rata2 usia manusia hingga 70thn. maka pengeluaran 25jt/bulan selama 50thn "hanyalah" 15 Milyar! dan untuk 4 orang anak "hanya" 60 Milyar! atau hanya 6% dari uang 1 trilyun!

ah masih kurang fantastis nih...
oke, anggaplah masing2 anak kita menghasilkan 2 cucu untuk kita. berarti total ada 8 cucu. berarti tambah 15 milyar x 8 = 120 Milyar. atau totalnya menjadi "hanya" 180 Milyar..

wow.. sisa uang masih ada 820 Milyar..
anggeplah dibeliin saham Astra Internasional supaya anak cucu kita ga usah kerja lagi.
ongkang-ongkang kaki aja
financial freedom kata orang
satu tahun bisa dapat dividen hingga 100 milyar, ya cukuplah buat 4 anak dan 8 cucu..
ya, anak dan cucu ongkang-ongkang kaki
jadi pengangguran!

bayangkan keseharian anak dan cucu kita,
bangun tidur, makan, tidur lagi..
jalan2, makan enak, plesiran.. tidur lagi..

hmm.. kira-kira kita bahagia atau tidak ya punya keturunan yang seperti itu?
apakah kita bahagia? ya.. mungkin jawabannya bisa berbeda-beda..
apakah ada jaminan anak cucu kita akan hidup bahagia?
apakah ada jaminan kalau anak cucu kita akan bisa berbuat baik dan bermanfaat untuk masyarakat sekitarnya?
apakah ada jaminan kalau anak cucu kita bahagia hidup di dunia?
sama sekali tidak ada jaminan

oke, sekarang saya akan ajak anda ke yang lebih makro..
bayangkan jika semua penduduk indonesia seperti itu?
kira-kira apa yang terjadi?
masih adakah yg mau bekerja?
masih adakah yg mau berwirausaha?
bagaimana dengan tindak kriminal, makin berkurang atau justru makin meningkat karena banyaknya pengangguran?
masih adakah yg mau jadi pegawai negeri dan mengurus negara?

ah, lebay loe dzan.. mana mungkin semua penduduk indonesia seperti itu..

oke, sekarang skala makro nya saya kecilin dikit..

anggeplah saya jadi presiden (jangan di aminin ya hehe)

- kemudian saya menekan fasilitas mewah para pejabat
- saya optimalkan kekayaan alam negara untuk kesejahteraan rakyat
- transparansi pajak
- gantung para koruptor

nah tiba-tiba Indonesia jadi negara kaya..
Semua rumah sakit dibikin gratis tanpa kecuali
semua sekolah dibikin gratis tanpa kecuali
bahkan pemerintah memberikan BLT kepada rakyat masing2 5jt/bulan untuk semua rakyat tanpa kecuali.
udah kebanyakan duit ceritanya..

lalu, bahagiakah rakyat indonesia?
yakin ga ada yg bunuh diri lagi?
bagaimana dengan kriminalitas?
apakah korupsi berkurang?
apakah masih ada orang yg mau jadi tukang becak?
apakah ada yg mau gerakin sektor riil usaha kecil?
barang2 dari china atau impor, apakah berkurang apa justru bertambah?
apakah dengan kondisi itu bisa menjamin bangsa indonesia akan menyumbang sesuatu yang besar untuk peradaban manusia?
untuk kehidupan umat manusia yang lebih baik?
sama sekali tidak ada jaminan

aha..
ternyata yang jauh lebih penting itu adalah aktualisasi diri daripada materi.
untuk terus berkarya adalah lebih penting daripada pasive income, financial freedom dan ongkang-ongkang kaki..

jadi sebenarnya pemerintah agak kurang tepat ya dengan konsep BLT-nya. seharusnya pemerintah lebih baik untuk meng-encourage rakyatnya untuk terus berkarya..
misalkan pemerintah kasih insentif tambahan untuk tukang becak yang terus narik becaknya sebulan penuh hehe..
pemerintah bebasin biaya sekolah untuk anak-anak yang orangtuanya bekerja menjadi TKI (pahlawan devisa toh)
pemerintah bebasin pajak, termasuk PBB buat rakyatnya yang buka warung kelontong, warung gado-gado, dsb..
lho kok jadi OOT

balik lagi yaa ke topik...
untuk terus bekerja (yang nikmat yaaa hehe) jauh lebih penting daripada "bisnis jalan sendiri, pengusaha jalan-jalan"
hehe ngaco ya konsep "usaha jalan sendiri, pengusaha nya jalan-jalan"
jangankan pengusaha kelas kita yang masih ucrit,
ga usah bicara ekspansi usaha dulu atau nambah omzet,
orang top macam warren buffet, bill gates aja harus struggling hanya untuk sekedar MEMPERTAHANKAN yang sudah ada.
ya, cuma mempertahankan supaya tidak bangkrut aja para pengusaha harus keluar effort lebih kok..

lha, ini kok kita yang lebih ucrit dari mbah buffet dan om gates bisa-bisa nya malah jalan-jalan kesana kemari, ongkang-ongkang kaki ga urus bisnis..
padahal direktur-direkturnya mbah buffet jauuuuuuuuuuhhhhhhhhhhhh lebih jago dari karyawan-karyawan kita..
tapi mereka masih urus bisnisnya kok..

jadi apapun lahan aktualisasi diri kita dalam kehidupan,
entah itu jadi pengusaha, atau jadi karyawan
entah jadi ibu rumah tangga, atau tukang ojek..
ternyata yang lebih penting itu adalah "karya" kita, "kerjaan" kita, dan bukan "materi" yang kita dapatkan..
karena karya kita itu lah yang secara tidak langsung menjadi sumbangsih kita untuk peradaban manusia..

makanya konyol sekali ketika kita, termasuk saya pastinya. ketika terjebak untuk menjadikan materi sebagai tujuan, menjadikan materi sebagai parameter keberhasilan. ngawurnya full!
yang begini nih yang biasanya menghalalkan segala cara untuk mencapai materi

manusia seringkali lupa dengan esensi hidupnya..
setiap hari mengejar materi, mengejar harta kekayaan..
tapi lihatlah apa yang dikorbankan?
- banyak keluarga berantakan, bercerai karena mengejar karier
- anak-anak terlibat narkoba
- kesehatan terlupakan, jantung lah, diabetes lah, kanker lah dll dll.. (inget lho, semua penyakit itu 70% penyebabnya adalah karena stress)
- dan yang paling esensial adalah beribadah. lho, kita kan diciptakan hanya untuk beribadah.. se-simple itu..
ya tentu saja, kerja itu ibadah (asal halal), mengurus keluarga itu ibadah, dan lain-lain

bagi yang muslim seperti saya, ada yang namanya ibadah-ibadah wajib seperti shalat 5 waktu, puasa ramadhan, zakat, haji. nah seringkali ibadah wajib ini terpinggirkan dengan semangat kita mengejar materi.

padahal coba kita lihat ilustrasi diatas, apakah dengan materi yang banyak bisa menjamin kebahagiaan?

apakah yang sebenarnya kita cari?
materi?
atau kebahagiaan?
karena jelas tidak ada relevansi diantara keduanya..

apakah kita berani bilang klo keluarga nya pak menteri itu lebih bahagia dari keluarga pemungut sampah? belum tentu!
apa kita berani bilang klo keluarga nya Anggodo lebih bahagia daripada keluarga nya adik kita Sinar? belum tentu!

menutup tulisan ini...

boleh aja kita mencari materi sebanyak-banyaknya, tapi ingat bahwa aktualisasi kita yang lebih penting. karya-karya kita lebih penting, dan semua dalam kerangka ibadah kita kepada Pencipta kita.

boleh aja kita mencari materi sebanyak-banyaknya, tapi ingat bahwa materi sama sekali tidak menjamin kebahagian.. lalu dimana kita mencari kebahagiaan?

semoga berguna..
www.adzanwahyu.com

Sunday, December 27, 2009

Jadi pengusaha itu gak enak!

yg pasti ga enak buat orang pemalas..
ga enak buat orang yg gampang nyerah..
ga enak buat orang yg ga mau belajar,
ga enak buat orang penakut,
ga enak buat orang2 yg ngerasa klo itu ga enak hehe..

sejago2nya direktur operasional perusahaan besar, ya dia cuma fokus bidang operasional
sejago2nya direktur marketing, ya dia enak karena kerjaannya marketing tok ga cari duit
sejago2nya direktur keuangan, ya belum tentu ngerti cara branding perusahaan
sejago2nya direktur HRD, yaa gitu deh..
bahkan sejago2nya CEO, belum tentu punya pertanggungjawaban yg baik dengan investor

pengusaha dituntut untuk mengerti semua bidang,
mulai dari marketing, branding, legal, HRD, kontrak, SOP, produksi, keuangan, administrasi, public relation, customer services, CSR, pendanaan dan sebagainya. Ya paling ngga para pengusaha punya visi di bidang2 itu
"ah serahin aja ke orang pintar or karyawan yg ahli dibidangnya".. begitu kata orang,
tapi even "orang pintar" itu kan harus bertanggung jawab juga ke kita, ya artinya kita lebih pintar, eh pinter hehe..

Tidak, saya tidak lagi bilang klo pengusaha itu manusia pilihan atau gimana. engga kok.. ini masalah pilihan..

yang saya bicarakan adalah masalah kerja nikmat..

coba liat kerjanya para petani,
wah saya kemarin kasih pupuk ke taman saya, gempornya minta ampun..
tapi liat petani yg dengan sabarnya memupuk, dan panen padi dari sawah yg segitu luasnya.. sepertinya mereka nikmat sekali, saya belum tentu bisa. orang kayak kita mungkin bilang ga enak jadi petani.

coba liat kerjanya para atlet,
saya sering liat atlet tinju lari2 sore di taman mini. hampir setiap hari berlari belasan kilometer. liat juga klo mereka bertanding sampe babak belur. dan bisa kah kita hitung jumlah pukulan yg pernah mendarat di tubuh Mike Tyson? mengerikan membayangkan nya.. tapi mereka sepertinya menikmati sekali pekerjaannya. saya belum tentu bisa seperti itu. dan buat orang seperti kita, pasti bilang gak enak jadi petinju

sama kayak dahulu kala kuliah di UI,
apalagi dulu di fakultas saya, Ilmu Komputer. kok bisa ya ada orang yg setiap hari belajar? buku segede-gede gaban gitu dikerjain semua soal2nya.. liat juga spiritnya ketika mengerjakan soal, bahkan dengan wajah berseri-seri! ampun deh klo saya mah..
bagi saya, sangat berat untuk seperti itu. tapi ada banyak teman2 saya yg menikmati proses belajar itu, sehingga terlihat sangat mudah. buat orang kyk saya, pasti bilangnya ga enak jadi mahasiswa UI hehe

klo proses menjadi pengusaha sejati itu dibikin susah, pasti akan terlihat susah
orang2 seperti ini yang bakal bilang klo jadi pengusaha itu tidak enak
sebaliknya klo kita bikin nikmat dan mudah.. ya pasti bakal menjadi mudah..

apa yg bisa kita pelajari dari cerita diatas?
1. temen saya dikampus dulu bener2 menikmati dan tertantang ketika mengerjakan soal-soal sulit. istilahnya penasaran gitu. nah bisa gak kita untuk selalu merasa tertantang akan persoalan yang baru di bisnis kita? kita harus merasa bahwa semua adalah permainan yg makin hari makin seru hehe.. musuhnya pasti makin hebat donk tiap hari, dan exp kita selalu bertambah (udah kayak main game RPG)

2. milestone. ada pencapaian kecil yg bisa mereka rayakan. contohnya si petinju itu yg keliling2 taman mini. tiap bulan ia selalu menambah jumlah putaran yang harus dia capai. jadi dia tertantang dengan game2 kecil yg ia buat sendiri. ya, lagi2 ini adalah game.
"bulan ini gw bisa 20 putaran, bulan besok gw coba 22 putaran deh".
kebayang kan dia malah jadi asik sama target2 kecil ini yang seperti game mengasyikan. bisa jadi dia sendiri ga sadar akan dampaknya yg membuat tubuh dan staminanya bertambah kuat dari hari ke hari.
nah apakah kita sebagai pengusaha punya hal seperti ini? pembelajaran rutin yg mengasyikan sehingga kinerja perusahaan selalu meningkat alias improvement yang berkelanjutan?
hey liat lagi, si petinju itu melakukannya dengan senang dan senyum gembira..

3. buat teman2 yang memilih profesi pengusaha bukan karena alasan kenikmatan dalam berproses, ya sah2 aja. sama aja kayak saya kuliah di UI dulu, cuma buat gaya2an hehe.. akhirnya belajar menjadi tidak nikmat, ogah2an.. ya akhirnya kuliah saya bisa dibiang gagal. (untungnya klo jadi pengusaha ga perlu kuliah hehe)

4. sama aja kayak orang mau jadi petinju yg hanya karena supaya bisa beken macam Chris John. yg dipikirannya hanyalah duit dan popularitas. maka boro2 dia mau lari2 tiap sore, meningkatkan porsi latihan, mengorbankan waktu, pikiran, keluarga, bahkan biaya. Passion Chris John adalah di olahraga tinju. kekuatan fisik dan mentalnya adalah DAMPAK dari latihan2 tinju yang ia nikmati itu..

5. klo baru mau mulai bisnis, pastikan anda mencintai bidang yg akan anda geluti itu.
klo ga cinta? cari tau hal2 yg bisa bikin anda cinta. tentu saja cinta dengan BIDANG-nya bukan sama OMZET-nya.
masih ga cinta juga? ya berdoa aja semoga suatu hari anda bisa mencintainya hehe

wah asik ya bisa belajar dunia marketing dan branding,
wah asik ya bisa belajar dunia SDM..
asik banget bisa leverage omzet
asik banget bisa financial engineering
pokoknya i love being an entrepreneur
yuk, kita buat semuanya menjadi nikmattttt....
seperti nikmatnya Chris John ketika latihan..
seperti nikmatnya para petani ketika disawah..
seperti nikmatnya Leonel Messi ketika dribel bola..
seperti nikmatnya Tiger Woods ketika mengayun tongkat Golf..
seperti nikmatnya Schummy ketika menyetir Ferrari nya, eh udah mercedes ya skrg hehe
seperti nikmatnya Rafael Nadal ketika mengayun raket di tanah liat
seperti nikmatnya anak-anak kecil ketika bermain petak umpet dengan teman2nya..

Tuesday, December 22, 2009

lowongan Teknisi Komputer www.jasakomputer.com (again)

kami mencari anggota tim yg
- siap bekerja dengan semangat
- jujur, amanah, sesuai value perusahaan
- siap bekerja dengan tim
- mampu servis komputer, pengalaman minimal 1-2thn
- memiliki sim C
- memiliki motor diutamakan
- diutamakan mengerti jalanan jakarta
- diutamakan usia dibawah 20thn, dan masih bujangan
- diutamakan asal daerah, bukan jabotabek
- ijazah? ga penting. masa' hari gini masih perlu ijazah.


jam kerja dan libur
jam kerja dari pukul 06.30 s/d 15.30
libur satu kali seminggu atau 4 kali sebulan

fasilitas
- gaji pokok bulanan
- bonus tiap servis (hampir setiap hari pasti ada servis)
- mess

kirim email ke
d e d y k 1 0 1 [ a t ] g m a i l [ d o t ] com

ditunggu yaaaa

Monday, December 21, 2009

Mereka hebat, aku tidak

di sebuah negeri antah berantah

adalah Mr "R"
pernah menjadi manajer di sebuah badan usaha milik negara antah berantah yang terkenal di dunia konstruksi. kariernya sangat cemerlang. sama2 kita ketahui deh dunia seperti itu. di sebuah perjalanan menaiki mobil ia sempet terdiam ketika menyaksikan seorang tukang becak. dalam hati ia berkata, "demi Allah, seandainya ia (tukang becak) dan saya sama-sama dipanggil Allah hari ini juga, maka tukang becak itu akan lebih cepat hisabnya daripada saya.."

ia pun menangis, dan akhirnya memilih resign untuk mendirikan perusahaan sendiri yang dilandasi nilai-nilai kebenaran dan kejujuran.

komentar saya : sudah pasti! saya gak akan bisa begitu klo di posisi dia!

kemudian Mr "A"
ia adalah salah satu pentolan di sebuah perusahaan swasta besar. ia pun bercerita tentang dunia nya yang sering disuruh atasannya untuk meng-entertain klien nya. hati nurani nya menolak, setelah di akal-akalin, ia bisa terhindar dari tugas entertain itu.
perusahaannya menjual sebuah alat yang digunakan hampir di semua tempat. ia pun pernah berkata, "sejumlah tempat maksiat beli alat gw jg nih. sama aja gw mendukung kegiatan maksiat donk ya.. semoga gak lama lagi bisa resign"

temen2nya pun menjawab, "lho, bapak ga dosa donk. sama aja kyk bapak jualan pisau. klo pisau itu digunakan untuk membunuh orang ya tukang pisaunya ga salah"

"yah hati nurani gw tetep nolak nih. doain aja gw ga lama lagi resign. mau jadi pedagang aja"

komentar saya : sudah pasti! saya gak akan bisa begitu klo di posisi dia!



Adalagi Mr "R" (beda sama Mr R yg diatas)

"mas adzan, bantu saya bikin warnet ya. saya mau resign nih dari Department of the Treasury (hehe kira2 bgitu). saya sudah bekerja 16thn disana. saya mau wirausaha aja". sekarang belio ber-ikhtiar menggunakan jasa kami untuk membangun warnet di www.warnet-alpha.net

komentar saya : sudah pasti! saya gak akan bisa begitu klo di posisi dia!


Terakhir adalah Mr "T"

hehe baru aja silaturahim kemarin. 13 tahun bekerja di badan usaha milik negara. padahal blio yg mengatur anggaran, dll. ketika mau resign, teman nya menyarankan untuk mark up sesuatu supaya ada yg bisa dibawa paska resign. belio menjawab
"justru saya mau resign karena mau menghindari hal-hal beginian, lho kok malah disuruh begini"

komentar saya : sudah pasti! saya gak akan bisa begitu klo di posisi dia!

hehe.. alhamdulillah, ternyata Allah memberi jalan yang termudah untuk saya. karena saya yakin banget, saya ga akan sekuat 4 tokoh diatas jika berada di posisi mereka.

sekaligus subhanallah, kagum ternyata masih ada orang2 seperti mereka. ternyata fitnah harta, fitnah jabatan, fitnah fasilitas ga mampu menggoyang hati nurani mereka untuk tetap menjadi bersih. Ya Allah perbanyaklah orang-orang seperti mereka.. amiin