Rabu, 29 April 2009

Lanjutan kisah di rumah pak haji

melanjutkan tulisan yg lalu
http://adzan101.blogspot.com/2009/04/nasehat2-berharga-dari-guru-saya.html

saya pun kemudian berpikir untuk berkeluh kesah tentang kehidupan saya..
sengaja, biar nasehat2 pak haji keluar semua hehehe..


(mengenai rejeki)
"betapa banyak orang yg Allah hinakan dengan hartanya mas.."

"klo ternyata dengan menjadi miskin kita tambah dekat dgn allah, itu musibah apa nikmat mas..."

"ternyata banyak jg org yg dijadikan miskin dulu, baru iman nya bertambah"

"malaikat itu ga pernah salah kirim rezeki"

"bahkan ulat yg hidup di dalam batu besar pun, allah tumbuhkan dedaunan.. apalagi kita.."



(mengenai rejeki, jodoh, umur)

"rejeki untuk kita sedang bergerumul melayang2 di udara.. menunggu saatnya yg tepat untuk jatuh"

"masalahnya pesawat kita untuk menurunkan rejeki itu sudah siap menampung belum.. daya tampungnya brp..."

"klo pun pesawatnya kuat, apakah landasan kita sudah kuat"

"coba mas buka surat 42 ayat 27-28"

"Dan jikalau Allah melapangkan rezki kepada hamba2Nya tentulah mereka akan melampaui batas di muka bumi. tetapi Allah menurunkan apa yg dikehendakinya dengan ukuran. sesungguhnya Dia Maha Mengetahui keadaaan hamba2Nya lagi Maha Melihat

"Dan dialah yg menurunkan hujan sesudah mereka berputus asa dan menyebarkan rahmatNya. dan Dia lah yg Maha Pelindung lagi Maha Terpuji"



(mengenai sikap, baik sangka, dan cinta allah)
"mas, siapakah manusia yg paling allah cinta?"

"rasulullah bukan?"

"adakah yg meragukan cinta allah untuk rasulullah?"

"tapi coba liat rasulullah, bahkan lahir dalam keadaan yatim, 6thn kemudian ditinggal ibu nya.. tempat dia bersandar tidak ada"

"kemudian allah mengambil kakeknya dan pamannya sebagai penjamin politik dan keamanannya.."

"ga cukup sampai disitu, bahkan allah mengambil suply rejeki rasulullah dgn memanggil khadijah"

"bahkan rasulullah harus diperangi bangsanya, dan diusir dari negerinya.."

"apakah kita brani bilang, klo allah ga cinta dengan rasulnya?"

"jadi jangan buruk sangka dengan Allah, apapun yg menimpa kita, yakinlah bukan azab. tapi sebagai bukti kecintaan Allah untuk kita, kerena kita selalu dikasih yang terbaik"

"ga usah main2 dgn yg namanya jodoh, umur, dan rezeki"

"itu urusan allah, kita cuma karyawan allah disini"

"pak haji masi ingat gimana waktu kecil dulu pak haji masih main kelereng sama temen2"

"seperti baru kemarin.. ternyata usia pak haji sudah senja skrg.."

"mas, dunia itu benar2 cuma sebentar.."

"dunia itu.... hanyalah sekedar 'jangan dilupakan'.. jadi fokus kita tetap ke akhirat yg abadi"...


akhirnya saya dan dimas pulang dengan riang nya..
sepertinya pengorbanan yg kehujanan itu tiada sebanding dengan ilmu allah yg disampaikan melalui pak haji alay..
alhamdulillah, dapet "rejeki" yg besar di hari itu..

pak haji ini bagi saya adalah sebuah legenda hidup..
pak haji ini menginspirasikan banyak syair yg saya buat (bisa dilihat di label poems di blog ini... ya.. sebagian besar dibuat beberapa saat setelah jumpa pak haji)
ya Allah, lapangkan dan berkahi rezeki pak haji Alay, panjangkan usia nya dalam keberkahan.. rahmati dan sayangi beliau dan keluarga..
ya Allah, perbanyak orang seperti pak haji Alay.. jadikan banyak generasi muda kami mencontoh dan meneladani beliau..
amiin ya Rabb..